Yusril: Jika proyek kereta cepat gagal, Menteri BUMN menjebak Jokowi

Rabu, 23 Maret 2016 11:07 Reporter : Anisyah Al Faqir
Yusril: Jika proyek kereta cepat gagal, Menteri BUMN menjebak Jokowi Jokowi layat anggota TNI korban heli jatuh di Poso. ©2016 Merdeka.com/imam buhori

Jangan karena ada ulah satu orang menteri, citra pemerintahan secara keseluruhan akan tercoreng.


- Yusril Ihza Mahendra

Merdeka.com - Pakar hukum tata negara, Yusril Ihza Mahendra mengingatkan proyek Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung bisa menjadi masalah serius bagi pemerintah. Menurut Yusril, proyek mercusuar Kementerian BUMN itu menyimpan banyak masalah, mulai dari tidak adanya izin dari Kementerian Perhubungan, tidak adanya kajian Amdal, serta tidak urgen untuk kepentingan rakyat banyak.

"Proyek ini mengakibatkan kita harus berutang ke China sebesar Rp 79 triliun yang harus dibayar hingga anak cucu kita selama 60 tahun. Jika proyek prestisius itu gagal, sama halnya Menteri BUMN menjebak Presiden Jokowi yang secara konstitusional sangat berbahaya," papar Yusril dalam keterangan tertulisnya, Rabu(23/3).

Yusril yang berniat maju dalam Pilgub DKI ini menegaskan, menteri sebagai pembantu presiden seharusnya melaksanakan program sesuai aspek ekonomi, hukum, dan asas kemanfaatan. Karena itu seorang menteri tidak boleh mengabaikan suara publik dan memaksakan ambisi pribadinya dalam merancang sebuah proyek.

"Kalau ada menteri yang begini, yang kasihan presidennya menjadi sasaran tembak berbagai kalangan," jelas Yusril.

Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) ini mengusulkan agar Menteri BUMN Rini Soemarno berbesar hati mengevaluasi proyek tersebut. Jika perlu membatalkan proyek kereta cepat Jakarta-Badung.

Dia meminta Menteri Rini tidak ngotot dengan proyek tersebut yang dapat berakibat fatal.

"Jangan karena ada ulah satu orang menteri, citra pemerintahan secara keseluruhan akan tercoreng," harap Yusril.

Sebelumnya, proyek Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung menuai kontroversi. Sejak awal proyek tersebut mengundang banyak kritik dari berbagai kalangan. [dan]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini