Yasonna Ungkap WNI Eks ISIS 1.276 Orang, Hanya 297 Miliki Paspor

Selasa, 25 Februari 2020 16:20 Reporter : Ahda Bayhaqi
Yasonna Ungkap WNI Eks ISIS 1.276 Orang, Hanya 297 Miliki Paspor MenkumHAM Yasonna Laoly. ©2019 Liputan6.com/JohanTallo

Merdeka.com - Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly membeberkan, data anggota ISIS eks WNI sebanyak 1.276 orang. Dari jumlah tersebut, yang teridentifikasi masih memiliki paspor Indonesia sebanyak 297 orang.

"Berkembang data yang awalnya 689, terakhir pengembangannya sampai hari kemarin dengan BNPT Densus 1.276, dan tervalidasi memiliki paspor INA datanya lengkap 297," ujar Yasonna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (25/2).

Yasonna menyebut, pemerintah akan melakukan pemantauan eks WNI ini dengan bekerjasama badan intelejen di Suriah.

"Ini nanti kita asess lagi, kita lihat seperti apa dia di sana, bagaimana dia di sana, ini semua nanti akan bekerjasama dengan dunia intelejen di sana," ucap politikus PDIP itu.

Pemerintah juga masih mengkaji pemulangan terhadap anak-anak eks WNI yang berusia di bawah 10 tahun. Sementara, wacana untuk memulangkan itu masih ditunda.

"Yang buat transisi pertama kita mengecualikan anak-anak di bawah 10 tahun itu pun kita asess seperti apa. Jadi tindakannya sampai sekarang ditunda dulu tidak bisa masuk ke Indonesia," kata Yasonna.

"Dan kami berkoordinasi dengan pemerintahan di sana untuk betul-betul memberikan akses kepada kita, melakukan asessment kepada orang-orang yang terdata," lanjutnya. [rhm]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini