Wisatawan Kembali Ramai ke Bali, Keterisian Hotel Capai 90 Persen
Merdeka.com - Kunjungan wisatawan asing maupun domestik ke Pulau Dewata sudah kembali ramai. Jalanan pun sudah mulai macet, terutama di Kabupaten Badung dan Kota Denpasar, Bali.
Gubernur Bali Wayan Koster menyebutkan, jumlah kunjungan wisatawan domestik (wisdom) melalui jalur udara sudah di atas 11.000 orang per hari, sedangkan yang menggunakan jalur darat juga sudah lebih dari 10.000 orang per hari.
"Dan ada 7.000 wisatawan mancanegara (wisman) yang datang ke Bali, sehingga sekarang hotelnya sudah ada yang terisi 70 persen sampai 90 persen, restoran dan travelnya juga mulai ramai, jalan-jalan juga mulai macet terutama di Kabupaten Badung dan Kota Denpasar," kata Koster saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Vaksinasi Booster di Gedung Gajah Jayasabha, Denpasar, Rabu (29/6).
Kunjungan wisatawan asing diperkirakan akan meningkat. Alasannya, penerbangan langsung dari berbagai negara terus dibuka kembali.
"Kabar terbaru, nanti akan ada lagi penerbangan baru di bulan Juli 2022 ini tiba ke Pulau Dewata, yaitu dari Korea, sehingga respons luar negeri kepada Bali sudah meningkat sebagai destinasi wisata dunia terpopuler," imbuhnya.
Kelola Kondisi Pandemi
Momentum ini, kata Koster, harus disyukuri dengan wajib menjaga situasi pandemi yang melandai dan stabil ini agar kondisi terus membaik. Karena selain membangkitkan pariwisata dan perekonomian Bali, semua yang ada di Pulau Bali juga berkepentingan untuk menyukseskan KTT G20.
"Sehingga, kita harus terus mengelola Pandemi Covid-19 dengan baik. Pertemuan Presidensi KTT G20 harus sukses berlangsung dengan aman, nyaman, dan damai," ujarnya.
Ia juga menyatakan, sebelum KTT G20, pertemuan internasional lain juga telah sukses dilaksanakan di Bali karena stabilnya pandemi Covid-19.
"Jadi, kepercayaan dunia terhadap Bali kembali mendapatkan respons positif, meskipun banyak aktivitas lokal, nasional, dan internasional namun tidak berdampak terhadap Covid-19," ujarnya.
Gencarkan Vaksinasi Booster
Koster dalam arahannya juga menyebutkan, terbangunnya kepercayaan publik terhadap Bali berkat kerja keras bersama, dengan konsep gotong royong, dalam mempercepat vaksinasi. Hal ini dibuktikan dengan Pulau Dewata menjadi daerah dengan pencapaian vaksinasi booster tertinggi di Indonesia, mencapai 70 persen.
"Maka dalam kesempatan ini saya mengadakan rakor dalam rangka untuk mengajak kita semua kembali bekerja keras di dalam meningkatkan vaksinasi booster dengan target 80 persen guna meningkatnya imunitas, khususnya kepada kelompok Lanjut Usia (Lansia)," imbau Koster.
Ia menyampaikan, target 80 persen vaksinasi booster yang harus dicapai Bali secara teknis akan dikelola Dinas Kesehatan Provinsi Bali dan Kabupaten dan Kota se-Bali yang bekerja sama dengan TNI dan Polri, Camat, Perbekel, Lurah, dan Bendesa Adat se-Bali.
Percepatan vaksinasi booster sebanyak 80 persen atau lebih ini berlangsung dari tanggal 1 hingga 31 Juli 2022 dengan menerapkan konsep vaksinasi berbasis, kecamatan, Desa Adat, banjar, pasar, mall dan tempat kerumunan lainnya.
“Kalau vaksinasi kita sudah di atas 80 persen atau mencapai 90 persen, itu akan menjadi promosi untuk luar negeri, karena Bali dilihat serius menangani pandemi Covid-19. Jadi, saya tegaskan mengapa orang begitu ramai ke Bali, karena kita telah menunjukkan keseriusan menangani pandemi dengan hasil yang baik dan mereka yang datang ke Bali juga sangat percaya diri," ujarnya.
Koster juga mengajak bupati dan wali kota se-Bali lebih semangat bekerja. Pihaknya akan berjuang untuk mendapatkan ratusan ribu dosis vaksin ke pemerintah pusat.
"Ayo serius mengurusi ini agar semua pulih, supaya dunia percaya dengan Bali. Kalau mau ekonomi Bali tumbuh bangkit, harus tangani pandemi dengan baik dan serius, ini rumusnya untuk memulihkan perekonomian Bali," ujarnya.
(mdk/yan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya