Wisata Lebaran hingga Kendornya Prokes jadi Biang Keladi Lonjakan Covid-19 di Kudus

Minggu, 6 Juni 2021 08:46 Reporter : Supriatin
Wisata Lebaran hingga Kendornya Prokes jadi Biang Keladi Lonjakan Covid-19 di Kudus 143 Tenaga Kesehatan di Kudus Terpapar Covid-19, Belasan Orang Dirawat. ©ANTARA/HO-Humas RSUD Kudus

Merdeka.com - Kasus Covid-19 di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah melonjak tajam. Per Sabtu (5/6), Kudus mencatat penambahan 183 kasus baru Covid-19 sehingga saat ini totalnya mencapai 1.413 kasus aktif.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi mengungkap penyebab kasus Covid-19 di Kudus melonjak tajam. Dia menyebut selama libur Lebaran Idulfitri 2021, tempat wisata di Kudus ramai pengujung.

Sementara itu, penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro di Kudus tidak berjalan optimal.

"Tempat wisata saat Idulfitri kemarin yang jelas ramai, lengahnya sistem mikro PPKM-nya," katanya kepada merdeka.com, Minggu (6/6).

Tak hanya itu, lanjut Nadia, kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan di Kudus menurun. Di saat bersamaan, pengawasan pemerintah daerah terhadap penegakkan aturan protokol kesehatan lemah.

"Lemahnya penegakan aturan prokes, pelacakan kasus (Covid-19) tidak optimal," jelasnya.

Juru bicara vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan ini memastikan pemerintah pusat berupaya mengendalikan Covid-19 di Kudus. Caranya dengan menyediakan sarana prasarana, obat obatan serta tenaga kesehatan.

"Kemudian alat diagnosis lab PCR dan antigen," tuturnya.

Sebelumnya, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 menerjunkan 450 prajurit TNI untuk membantu operasi penegakan protokol kesehatan 3M dan pelaksanaan PPKM Mikro di Kudus. Langkah ini diambil menyusul melonjaknya kasus Covid-19 di wilayah tersebut. [rhm]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini