Wiranto Sebut Karhutla Riau Tak Separah Diberitakan Media, Ini Faktanya

Kamis, 19 September 2019 11:50 Reporter : Abdullah Sani
Wiranto Sebut Karhutla Riau Tak Separah Diberitakan Media, Ini Faktanya kabut asap di Kampar. ©2019 Wahyudi/AFP

Merdeka.com - Menko Polhukam Wiranto menyebut kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Riau tidak separah yang diberitakan media massa. Namun, hal itu terbantahkan oleh data dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Data BMKG mencatat setiap hampir hari jarak pandang di Pekanbaru di bawah standar penerbangan Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru.

BMKG Stasiun Pekanbaru menginformasikan, jarak pandang di Kota Pekanbaru hari ini Kamis (19/9), hanya 700 meter. Sementara standar penerbangan Bandara SSK II Pekanbaru sejauh 800 meter.

"Jarak pandang di Pekanbaru 700 meter, yang Pelalawan 400 meter, Indragiri Hulu 500 meter, Kota Pekanbaru 700 meter dan Dumai 1,2 kilometer," ujar Kasi Data dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, Marzuki.

Marzuki menjelaskan, terbatasnya jarak pandang tersebut dikarenakan kabut asap yang sangat pekat di 4 kabupaten se Provinsi Riau. "Empat wilayah diselimuti kabut asap yakni Pekanbaru, Indragiri Hulu, Dumai dan Pelalawan," ucap Marzuki.

Sementara itu, Kepala Bandara SSK II Pekanbaru Yogi Prasetyo menyebutkan, jika jarak pandang di bawah 800 meter, maskapai harus menunggu sampai kondisi membaik.

"Jarak pandang itu kan sifatnya fluktuatif, jadi misalnya jarak pandang di bawah 800 sesuai standar penerbangan bandara kita, ya menunggu sampai kondisi udara di atas standar," kata Yogi saat dihubungi merdeka.com.

Terganggunya penerbangan itu karena kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan. Hari ini, titik panas di Riau mencapai 141 titik. Dari jumlah itu, ada 94 titik yang dipastikan akibat dari kebakaran hutan dan lahan.

Titik panas paling banyak di Indragiri Hilir 45 titik, disusul Indragiri Hulu 34 titik, Pelalawan 28, Kampar 12 titik, Rokan Hilir 11 titik, Kuansing 6 titik, Rokan Hulu 3 titik, Bengkalis 2 titik,

Sedangkan titik api yang berjumlah 94 titik itu paling banyak ditemukan di Indragiri Hilir yakni 24 titik, Indragiri Hulu juga 24 titik. Lalu disusul Pelalawan 22 titik. Kampar 9 titik, Rokan Hilir 6 titik, Kuansing 4 titik, Rokan Hulu 3 titik, dan Bengkalis 2 titik.

Sebelumnya, Menko Polhukam Wiranto angkat bicara soal kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), usai memantau kondisi Riau, Selasa (18/9), bersama Presiden Joko Widodo atau Jokowi dan jajaran kementerian dan lembaga lainnya. Dia menceritakan kondisi di Riau.

"Kemarin waktu kita di Riau, tidak separah yang diberitakan. Jarak pandang masih bisa, pesawat masih mendarat, masyarakat banyak yang belum pakai masker. Kita pun tidak pakai masker. Jarak pandang pada saat siang masih jelas, awan-awan terlihat," ucap Wiranto di kantornya, Jakarta, Rabu (18/9/2019). [rhm]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini