Wiranto: Kalau Ada yang Bilang Pemerintah Banyak Utang, Kemiskinan Tambah Itu Hoaks

Rabu, 27 Maret 2019 11:21 Reporter : Nur Habibie
Wiranto: Kalau Ada yang Bilang Pemerintah Banyak Utang, Kemiskinan Tambah Itu Hoaks Menkopolhukam Wiranto. ©2019 Liputan6.com

Merdeka.com - Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto mengatakan, Indonesia tak akan bisa satu jika daerah pinggiran atau daerah perbatasan Indonesia masyarakatnya tak disentuh. Hal itu ia sampaikan saat memberikan sambutan di hadapan peserta 'Rakornas Bidang Kewaspadaan Nasional Dalam Penyelenggaraan Pemilu Tahun 2019' di Hotel Grand Paragon, Jakarta Barat.

"Ayo kita bangun dari pinggiran, artinya dulu pinggir enggak dibangun karena kita enggak tahu negara kita luas. Bagaimana kita mengatakan satu kalau kita enggak bisa ke sana (pinggiran/perbatasan)," kata Wiranto, Jakarta, Rabu (27/3).

Apa yang ia katakan itu juga merupakan keinginan dari Presiden Joko Widodo untuk membangun Indonesia dari pinggiran terlebih dahulu. Hal itu dilakukan juga agar masyarakat tahu kalau Indonesia merupakan negara yang memiliki kawasan yang cukup luas.

"Maka membangun dari pinggiran beliau mau membangun Indonesia Raya ini, sekarang tersambung tol-tol, pelabuhan, lalu istimewa yaitu pembangunan wilayah perbatasan," ujarnya.

Ia merasa malu, apabila di daerah perbatasan atau pinggiran masih ada yang kumuh. Terlebih, jika daerah tersebut menjadi salah satu pos lintas antar negara.

Oleh karena itu, saat ini Jokowi tengah membangun Indonesia mulai dari pinggiran dan sekarang masyarakat pinggiran sudah mulai merasa bangga terhadap negaranya sendiri.

"Teman-teman diperbatasan mulai bangga aku Indonesia, kalau dulu dengar radio Malaysia, TV Malaysia, beli sepeda Malaysia. Saudara sekalian ini satu contoh pemerintah menghayati apa yang harus dilakukan, saya jamin itu merupakan hasil kerja," ucapnya.

Mantan Panglima ABRI ini pun menegaskan, apa yang ia sampaikan itu bukan merupakan suatu kampanye atau untuk mengkampanyekan Jokowi yang saat ini maju kembali dalam Pilpres 2019.

Dia juga tak ingin, jika masih ada masyarakat yang mengatakan kalau Jokowi tak mampu bekerja dan Indonesia makin banyak mempunyai utang.

"Kalau ada yang bilang pemerintahan enggak kerja, mundur, utang banyak, kemiskinan tambah itu kata siapa, maka saya katakan hoaks lawan hoaks. Dulu dihina diam, dihina PKI diam, dihina anti Islam diam, tapi sekarang kita lawan. Ini bukan kampanye, ini kenyataan yang mengatakan kita harus tahu diri kita siapa yang kita capai sudah sangat besar," pungkasnya. [rnd]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini