Wilayah pesisir Bekasi lumpuh akibat banjir

Minggu, 19 Januari 2014 18:20 Reporter : Adi Nugroho
Wilayah pesisir Bekasi lumpuh akibat banjir Banjir rob Muara Angke. ©2012 Merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Bencana banjir melanda Kabupaten Bekasi. Titik terparah berada di Kecamatan Muaragembong, dan Babelan. Bahkan, jalur menuju dua lokasi itu lumpuh akibat banjir.

"Kendaraan tidak bisa mengakses, distribusi bantuan via jalur air," kata seorang relawan di Kecamatan Muaragembong, Roni, Minggu (19/01).

Roni mengatakan, banjir di pesisir utara Bekasi itu mempunyai ketinggian variasi, mulai dari sepinggang hingga seleher orang dewasa. Banjir susah surut karena berada di pesisir pantai.

"Jalur darat tidak bisa, sehingga menggunakan perahu via Kali Keramat atau anak Kali Citarum," kata dia.

Banjir di dua kecamatan itu akibat meluapnya Kali Citarum, Ciherang, dan Cikarang Bekasi Laut. Kali yang bermuara di laut itu, meluap karena debit tinggi akibat hujan berada di hulu. Ironinya, tanggul di kali itu tak ada yang permanen, pemerintah setempat menggunakan tanggul darurat berupa karung berisi air.

Sampai saat ini, tercatat sebanyak 15.000 karung berisi pasir sudah terpasang di Kali Citarum. Namun, tak semua dapat membendung air, bahkan sebagian dari tanggul itu malah hanyut terbawa arus.

Pihaknya bersama tim relawan lain, pemerintah, BNPB, serta TNI/Polri telah mendirikan posko bencana. Bantuan dari masyarakat serta pemerintah diharapkan tidak sampai telat, karena ribuan warga di lokasi itu sangat membutuhkan. [bal]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Banjir
  3. Banjir Bekasi
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini