Warga Tarakan yang Ikut Ijtima Gowa Diawasi Kesehatannya

Kamis, 26 Maret 2020 09:06 Reporter : Haris Kurniawan
Warga Tarakan yang Ikut Ijtima Gowa Diawasi Kesehatannya Ilustrasi berdoa. ©Shutterstock

Merdeka.com - Tim gugus tugas pencegahan dan penanggulangan Covid-19 Tarakan melakukan pendataan terhadap 16 jemaah Ijtima Gowa yang tiba di Tarakan. Dari 16 orang tersebut, 14 orang merupakan warga Tarakan sedangkan 2 orang lainnya warga luar Tarakan.

Setelah melakukan pendataan, petugas Puskesmas langsung melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap 16 orang jemaah Ijtima Gowa. Seluruh jemaah kini berada di satu tempat dan mendapat pengawasan dari petugas medis.

"Dari pendataan dan screening yang dilakukan puskesmas, didapatkan hasil 7 orang tidak sehat dan mengalami batuk pilek, itu masih dilakukan pemantauan. Sudah mendapatkan perawatan kesehatan dan diberikan masker," terang Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Tarakan, dr Devi Ika Indriarti.

Seluruh jemaah akan rutin mendapat pengawasan medis selama 14 hari ke depan. Tim gugus tugas Covid-19 juga meminta kepada jemaah yang mengikuti Ijtima di Gowa untuk segera melaporkan diri.

"Pemantauan kedatangan jemaah tabligh akbar berikutnya yang akan datang melalui kapal akan segera dikoordinasikan ke lintas sektor terkait. Jumlah jemaah yang telah melaporkan diri ke hotline itu ada 8 orang," imbuh dr Devi.

Kepada jemaah yang baru saja mengikuti Ijtima di Gowa juga diminta untuk berdiam diri di rumah dan melakukan social distancing Selama 14 hari. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi penyebaran covid-19 dengan melakukan isolasi diri sendiri. [hrs]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Berita Tarakan
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini