Warga Serang 2 Hari Cuma Minum Air Galon, DPR Tegaskan 'Ini Cambukan buat Pemda'

Selasa, 21 April 2020 10:42 Reporter : Dwi Prasetya
Warga Serang 2 Hari Cuma Minum Air Galon, DPR Tegaskan 'Ini Cambukan buat Pemda' Warga Serang Minum Air Galon. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Meninggalnya Yuli, warga Lontar Baru, Kecamatan Serang, Banten yang sebelumnya ramai diberitakan kesulitan ekonomi di tengah pandemi Covid-19, minum air galon dua hari karena tidak memiliki beras untuk dimakan, mengejutkan semua pihak.

Hingga kini, belum diketahui pasti faktor yang menyebabkan meninggalnya wanita yang memiliki empat anak tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Anggota DPR Asal Kota Serang Nuraeni, mengaku kaget dan tidak percaya, jika ibu Yuli meninggal dunia. Pasalnya, Nuraeni sempat berkunjung ke rumah Ibu Yuli pada hari Senin sekitar pukul 10.00 Wib. Dan sempat berbincang hangat dengan almarhumah.

"Saya kaget dapat informasi beliau meninggal," ujarnya.

Kepada Nuraeni, almarhumah menyampaikan bahwa sempat dua hari tidak makan karena tidak punya uang. Anaknya yang pertama biasanya membantu dan mengirimi uang, tidak bisa membantu ekonominya karena imbas Covid 19.

Sementara suaminya yang hanya tukang rongsokan tak juga dapat penghasilan. Mendengar hal tersebut, politisi Demokrat itu langsung mendatangi kantor Kelurahan dan diterima oleh salah satu kasienya.

"Saya kira ini adalah cambukan untuk pemerintah daerah terlepas dari penyakit seperti apa. Harusnya langsung disikapi dengan sigap dan memberikan ketenangan dan kenyamanan warga," jelas Nuraeni.

Mantan Ketua DPRD Kota Serang itu berharap, tidak ada lagi kasus lainnya yang luput dari perhatian dan diabaikan pemerintah daerah. Mengingat, letak geografis Kota Serang merupakan Ibu Kota Provinsi Banten. [rhm]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini