Warga nekat bacok kades karena tak dibagi jatah proyek

Reporter : Parwito | Kamis, 11 April 2013 04:27
Warga nekat bacok kades karena tak dibagi jatah proyek
borgol. shutterstock

Merdeka.com - Diduga tidak diberi uang keamanan dan jatah pembagian proyek Sabo DAM di lereng Merapi, Sumadi (47) nekat membunuh Kadar (40), Kepala Desa (Kades) yang baru saja menjabat selama empat hari di Desa Krinjing, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, Jateng.

Pembunuhan itu tergolong sadis. Sumadi yang dikenal preman tega membacok Kadar pakai kapak. Akibatnya korban tewas mengenaskan dengan luka retak bagian kepala, punggung, leher dan lengan.

Aksi pembunuhan itu dilakukan pelaku sekitar pukul 20.00 WIB, menghadang korban di pertigaan yang tak jauh dari rumah korban.

Pelaku dan korban merupakan tetangga dekat. Setelah korban dipilih jadi kades, kabarnya mendapatkan bagian proyek pengerjaan sabo DAM di sekitar lereng Merapi.

"Dari situ muncul dendam, maka Sumadi langsung menghadang Pak Kades (Kadar) di pertigaan. Kemudian, begitu Pak Kades melewati pertigaan, langsung kapak dibacokkan ke Pak Kades berkali-kali dan membabi buta," ungkap Sumini Adi (35) Kepala Dusun Krinjing yang menyaksikan kejadian kepada merdeka.com, Magelang, Kamis (11/4).

Polisi yang datang, segera melakukan olah tempat kejadian perkara (OTKP). Pelaku Sumadi yang juga residivis kasus pembunuhan 1996 silam, sekitar pukul 22.00 WIB berhasil diamankan petugas kepolisian sebelum melarikan diri.

Dari tangan pelaku, petugas mengamankan barang bukti berupa sebilah kapak yang digunakan pelaku untuk menghabisi nyawa korban dengan cara sadis.

Jenazah korban dilarikan ke RSUD Muntilan, Magelang, Jateng untuk menjalani visum et repertum atau autopsi.

[cob]

Rekomendasi Pilihan

KUMPULAN BERITA
# Pembunuhan Sadis

Komentar Anda



BE SMART, READ MORE