Warga Karawang konsumsi air kubangan Sungai Cigentis akibat kemarau

Jumat, 3 Agustus 2018 13:42 Reporter : Bram Salam
Warga Karawang konsumsi air kubangan Sungai Cigentis akibat kemarau Krisis air bersih di Karawang. ©2018 Merdeka.com/Bram Salam

Merdeka.com - Musim kemarau membuat warga di Desa Mulangsari dan Desa Kertasari, Kecamatan Pangkalan, Karawang, Jawa Barat, mengonsumsi air kubangan dari resapan sisa Sungai Cigentis. Mata air itu dipergunakan warga untuk minum dan mencuci hingga mandi.

Warga terpaksa mengonsumsi mata air Sungai Cigentis setelah sumber air sumur sudah mengering. Selain itu, jarak tempuh untuk mendapatkan air lebih satu kilometer dari pemukiman warga itu pun debitnya terbatas.

"Kami terpaksa ambil air di sini meskipun air resapan sungai. Kalau mau ambil air bersih kami harus berjalan jauh sampai sungai yang jaraknya satu Kilometer," kata Nikan, warga Nambo RT 01/01 Desa Mulangsari, Pangkalan, Jumat (3/8).

Warga lainnya Aisah, menuturkan banyak warga yang datang ke sungai untuk mandi dan mencuci pakaian di Sungai Cigentis yang volume airnya sudah berkurang. Meski dilanda kekhawatiran atas kondisi air yang tidak bersih serta rentan menimbulkan penyakit kulit namun terpaksa mereka gunakan.

"Mau bagaimana lagi, kita terpaksa pakai air itu karena untuk mendapatkan air bersih sangat susah, padahal air sangatlah penting," kata Asiah.

Dia mengaku sejak terjadi kemarau belum pernah ada bantuan air bersih, kalaupun ada biasanya tidak merata sehingga warga kesulitan untuk mendapatkan air bersih.

"Belum ada bantuan untuk air bersih ke daerah kami. Mungkin kalau ke desa lain sudah ada," katanya. [gil]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini