Warga Kampung Akuarium Lemas Lihat Jokowi Menang di Quick Count

Kamis, 18 April 2019 11:31 Reporter : Fikri Faqih
Warga Kampung Akuarium Lemas Lihat Jokowi Menang di Quick Count shelter di akuarium ditempati warga. ©2018 Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Warga penampungan Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara mengaku 'lemas' dan kecewa melihat hasil hitung cepat pemilihan presiden sementara. Pasalnya pasangan calon nomor urut 01 Joko Widodo- Ma'ruf Amin unggul dibeberapa lembaga survei.

Salah seorang warga Kampung Akuarium, Nur Aima mengaku kecewa dan sedih saat ditemui di bilik penampungan sambil menonton siaran langsung hasil hitung cepat dari televisi. Bahkan matanya pun berkaca-kaca.

"Sudah, sudah lihat, lemas saya," katanya seperti dilansir dari Antara, Kamis (18/4).

Wanita yang telah 15 tahun tinggal di Kampung Akuarium ini mengaku takut apabila pasangan calon (paslon) Prabowo-Sandiaga tidak terpilih maka tempat penampungannya akan dibongkar kembali.

Warga Kampung Akuarium sempat digusur pada 11 April 2016. Sebagian warga keluar dan mencari tempat tinggal lain, separuh lagi tetap bertahan di penampungan hingga saat ini dan bekerja sebagai buruh pabrik, nelayan, penjual makanan dan minuman untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.

Dari hasil penghitungan suara di tempat pemungutan suara (TPS) 040 Kampung Akuarium, paslon Prabowo-Sandi memang unggul jauh, yaitu meraih 163 suara sedangkan paslon Jokowi-Maruf meraih 32 suara.

Sementara itu, berdasarkan data yang diperoleh dari Lembaga Survei Indonesia (LSI), hasil perhitungan cepat sampai pukul 17.22 WIB, paslon Jokowi-Maruf meraih suara sebanyak 55,27 persen, sedangkan paslon Prabowo-Sandi meraih 44,73 persen suara.

"Iya saya sudah dengar, aduh pusing, kami yang tinggal di penampungan di sini sangat, sangat, sangat kecewa kalau Prabowo tidak terpilih," tutur salah satu warga Kampung Akuarium lain, Atik.

Atik yang sudah 30 tahun tinggal di Kampung Akuarium mengaku sangat trauma apabila tempat tinggalnya harus dibongkar atau digusur kembali.

Selain Nur dan Atik, ada pula Suratman. Ia mengaku kecewa, namun katanya, siapa pun yang terpilih nanti ia berharap tidak akan menelantarkan warga Kampung Akuarium.

"Kalau dibilang kecewa ya sebenarnya kecewa, tapi ya mau diapakan lagi, semoga saja nantinya kami lebih diperhatikan," ujar Suratman.

Sama seperti Suratman, Atik mengatakan bagaimana pun hasilnya nanti tidak akan bisa diubah lagi, ia berharap presiden yang terpilih nantinya dapat memperhatikan warga Kampung Akuarium. [fik]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini