Warga Jakarta pilih Jokowi karena merakyat

Rabu, 11 Juli 2012 17:42 Reporter : Mustiana Lestari
Jokowi. ©2012 Merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Manuver-manuver yang dilakukan Cagub DKI Joko Widodo (Jokowi) berbuah hasil positif. Pasangan yang diusung PDIP dan Partai Gerindra ini berhasil memuncaki perolehan suara sementara perhitungan cepat.

Padahal, hasil survei yang dilakukan Lingkaran Survei Indonesia (LSI) jauh sebelum pemungutan suara dimulai. Pasangan Fauzi Bowo dan Nachrowi Ramli selalu berada di posisi teratas.

"Kasus Jokowi menurut kita cukup fenomenal, terakhir dilakukan 30 persen pemilih belum menentukan pilihan dan di antara itu belum memutuskan siapa yang akan dipilih," kata Direktur LSI dan Citra Komunikasi Indonesia Toto Izul Fattah di kantor LSI, Rawamangun, Jakarta, Rabu (11/7).

Dari hasil survei lalu, jumlah masyarakat yang belum menentukan pilihan mencapai 30 persen. Dia memperkirakan, sebagian besar memberikan suaranya kepada pasangan Jokowi-Basuki.

"Ada sebuah manuver positif dari Jokowi karena social image, merakyat dan dipercaya membuat Jokowi tiba-tiba memperoleh dukungan," lanjur Toto.

Sementara, dua calon independen yang turut meramaikan Pilgub DKI 2012 ini belum cukup menggembirakan. "Untuk independen belum cukup menggembirakan, karena bukan masalah independennya tapi karena figurnya bisa terpilih," pungkasnya.

Hasil hitung cepat LSI diperoleh dari 290 ribu pemilih di 350 TPS dengan margin error mencapai 1% hingga pukul 16.15 WIB. Perolehan data mencapai 96% dengan metode multistage random sampling.

Berikut hasil perhitungan cepat LSI.

Fauzi Bowo - Nachrowi Ramli 34,17%
Hendardji Soepandji - A Riza Patria 1,82%
Jokowi - Basuki Purnama 43,04%
Hidayat Nur Wahid- Didik J Rachbini 11,77%
Faisal Basri - Biem Benjamin 4,83%
Alex Nurdin - Nono Sampono 4,37% [has]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.