KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Warga dilarang mengambil serpihan Sukhoi di Gunung Salak

Kamis, 31 Mei 2012 11:46 Reporter : Yulistyo Pratomo
pencarian korban sukhoi. merdeka.com/REUTERS / Beawiharta

Merdeka.com - Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Tatang Kurniadi mengimbau kepada masyarakat agar tidak mengambil barang dan serpihan pesawat Sukhoi Superjet 100 yang jatuh di lereng Gunung Salak Bogor, Jawa Barat, Rabu (9/5).

"Saya mengimbau agar tidak mengambil barang di lokasi. Masyarakat jangan mengambil apapun dari atas (Gunung Salak)," kata Tatang dalam keterangan persnya di Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta, Kamis (31/5).

Sementara Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Marsekal Madya Daryatmo mengatakan, proses evakuasi yang dilakukan oleh tim SAR resmi dihentikan setelah semua korban ditemukan. Terakhir, Flight Data Recorder (FDR) ditemukan kemarin.

"Proses evakuasi secara menyeluruh saya nyatakan dihentikan. Tetapi jika ditemukan lagi ada potongan tubuh, kami akan melakukan penyisiran kembali," ujar Daryatmo.

Sedangkan untuk bangkai pesawat dan serpihannya akan diserahkan kepada pihak Rusia. "Kerangka pesawat akan kami serahkan kepada Rusia. Nanti mereka akan putuskan akan diambil atau tidak," jelas dia. [has]

Topik berita Terkait:
  1. Korban Sukhoi
  2. Sukhoi Hilang
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.