KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Warga di Kediri kesulitan air bersih karena tertutup pasir Kelud

Minggu, 5 Oktober 2014 05:05 Reporter : Imam Mubarok
Banjir lahar dingin Kelud. ©2014 Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Sebanyak 400 kepala keluarga di Kelurahan Pojok Mojoroto Kota Kediri yang berada di kawasan perbukitan kesulitan air bersih. Satu satunya sumber mata air tretes yang ada kini tertimbun material bekas letusan Gunung Kelud.

Mereka telah protes karena sumber mata air sudah tidak keluar. Keluhan warga ini langsung mendapat perhatian dari Himpunan Pengguna Air Minum (Hipma) Kediri bersama Kelurahan Pojok Kecamatan Mojoroto.

"Memang sumber airnya macet, selama ini warga bergantung pada sumber mata air tretes karena untuk untuk membuat sumur bor sulit karena berada di wilayah perbukitan," kata Oryza Mahendra, Lurah Pojok Kecamatan Mojoroto Kota Kediri, Sabtu (4/10)

Dari informasi yang diperoleh merdeka.com di musim kemarau ini, warga Kota Kediri di bagian barat kesulitan air bersih. Sebab satu-satunya sumber mata air yang dialirkan melalui pipa dari Sumber Tretes tertimbun abu vulkanik Gunung Kelud yang meletus pada 13 Februari 2014 lalu.

Warga hanya bisa berharap pemerintah dapat membantu menyediakan air bersih. Apalagi sudah memasuki musim kemarau. [has]

Topik berita Terkait:
  1. Gunung Kelud

Rekomendasi Pilihan

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.