Warga 4 Dusun di Karawang Keracunan Massal, Diduga akibat Kebocoran Gas

Kamis, 3 Juni 2021 17:38 Reporter : Bram Salam
Warga 4 Dusun di Karawang Keracunan Massal, Diduga akibat Kebocoran Gas Warga yang terdampak dievakuasi ke halaman Kantor Desa Kuta Mekar, Kamis (3/6). ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Warga Desa Kutamekar Kecamatan Ciampel, Karawang mengalami keracunan massal, Kamis (3/6). Mereka mengeluhkan sesak napas, pusing, hingga mual, sebagian sudah dilarikan ke rumah sakit, puskesmas, dan klinik terdekat.

Peristiwa serupa pernah terjadi pada 2017 dan 2018. Keracunan itu diduga akibat akibat bocornya gas Caustic Soda Plant PT Pindo Deli Pulp and Paper Mills II.

Sekretaris Desa Kuta Mekar, Kecamatan Ciampel, Karawang, Dayat mengungkapkan, pihaknya masih mendata jumlah korban. Sejauh ini ratusan warga di empat dusun terpaksa dievakuasi ke halaman Kantor Desa Kuta Mekar akibat kebocoran gas itu.

"Sementara yang dilarikan ke RS Rosella ada 11 warga, sedangkan yang dilarikan ke RS Delima Asih Johar ada 14 warga. Untuk total keseluruhan korban kita masih proses evakuasi penanganan pertama di kantor desa ya,"katanya, Kamis (3/6).

Dari pantauan di lokasi, belasan mobil ambulans masih terus berupaya melakukan evakuasi menjemput warga yang masih berada di rumah masing-masing.

Salah seorang warga Dusun Cigempol, Desa Kuta Mekar, Fendi (38) mengatakan, kebocoran gas coustic soda terjadi sekitar pukul 11.30 WIB.

"Rasanya sesak, bau menyengat sampai tenggorokan rasanya kering banget. Masih banyak warga yang belum dievakuasi, sebagian warga ada yang dilarikan ke sejumlah rumah sakit," ungkap Fendi.

Kebocoran gas ini, kata Fendi, sering terjadi. Namun kali ini yang paling parah. "Rumah saya yang berjarak 1 kilometer dengan lokasi kebocoran pipa coustic soda saja masih merasakan udara yang tidak sedap," ujarnya.

Hal senada disampaikan Rusmini, warga lainnya. Dia menyatakan, kebocoran gas sudah berulang kali terjadi.

"Paling parah itu sekarang, bukan hanya Dusun Cigempol TB7 saja. Tapi hampir empat dusun semuanya terdampak menghirup udara yang terkontaminasi kebocoran gas coustic soda ini," katanya.

korban kebocoran gas di karawang
Warga yang dirawat karena keracunan. ©2021 Merdeka.com

Pada tahun 2017 dan 2018 silam, warga Kutamekar mengalami penderitaan yang sama akibat bocornya cerobong asap milik Pindo Deli 2. Saat itu warga menghirup gas caustik soda bocoran dari pabrik mereka.

Warga sekitar yang merasa dirugikan akibat kebocoran gas itu mendatangi perusahaan dan meluapkan kekecewaannya.

Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana ketika itu berjanji akan menerjunkan tim auditor independen ke PT Pindo Deli 2 untuk memeriksa instalasi yang terpasang di pabrik kertas itu. Hasil audit nantinya akan dijadikan acuan Pemkab Karawang dalam mengambil sikap terhadap pabrik yang telah beberapa kali menimbulkan keracunan itu. [yan]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini