Wapres Sebut Instalasi Listrik di Kabupaten TTS untuk Atasi Kemiskinan Ekstrem

Senin, 18 Oktober 2021 10:56 Reporter : Ya'cob Billiocta
Wapres Sebut Instalasi Listrik di Kabupaten TTS untuk Atasi Kemiskinan Ekstrem Wapres Ma'ruf Amin Perintahkan BNPB Ambil Langkah Cepat Tangani Gempa di Bali. ©2021 Merdeka.com/Istimewa

Merdeka.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyalakan listrik secara simbolis kepada masyarakat miskin ekstrem Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT). Ma'ruf menuturkan, instalasi listrik tersebut merupakan salah satu program dari pemerintah untuk menyelesaikan kemiskinan ekstrem di daerah prioritas.

"Dengan mengucap bismillahirohmanirrahim, program bantuan pasang baru listrik untuk masyarakat yang berhak di Kabupaten Timor Tengah Selatan saya nyatakan mulai menyala dan bisa dinikmati oleh masyarakat setempat," kata Ma'ruf usai memimpin rapat di halaman Rumah Jabatan Gubernur NTT, Minggu (17/10). Dikutip dari Antara.

Wapres berpesan kepada masyarakat penerima bantuan tersebut untuk menggunakan listrik secara optimal dan memanfaatkan dengan baik guna meningkatkan kesejahteraan.

"Supaya digunakan dengan maksimal dengan sebaik-baiknya, dan tetap berhemat dengan listrik yang ada, supaya memberi manfaat, anak-anak supaya bisa belajar dengan baik dan dengan teratur," jelasnya.

Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTT Agustinus Jatmiko melaporkan pada 2021 telah terdapat 245 dari 278 desa yang telah mendapatkan akses listrik di TTS.

"Yang Kabupaten Timor Tengah Selatan itu masih ada sekitar 33 desa, itu kami programkan di tahun depan bisa selesai dan kami setiap hari juga membangun di seluruh Provinsi NTT ini," kata Agustinus.

Ma'ruf berada di Kupang untuk memimpin rapat koordinasi bersama jajaran Pemerintah Provinsi NTT dalam rangka penanggulangan kemiskinan ekstrem di lima kabupaten prioritas.

Di Provinsi NTT, lima kabupaten yang menjadi prioritas penyelesaian kemiskinan ekstrem hingga akhir 2021 ialah Sumba Timur, TTS, Rote Ndao, Sumba Tengah dan Manggarai Timur.

Dengan pemberian akses listrik tersebut, masyarakat yang masuk kategori miskin ekstrem diharapkan dapat lebih produktif dengan kegiatan perekonomian serta membantu pencegahan stunting pada anak di daerah. [cob]

Baca juga:
Wapres Minta Data Kemiskinan Ekstrem 2022-2024 Lebih Mutakhir dan Akurat
Wapres Minta Kepala Daerah Alokasikan Anggaran di APBD Entaskan Kemiskinan Ekstrem
Ma'ruf Amin Pimpin Rakor Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem di Kupang
Peristiwa 17 Oktober: Peringatan Hari Pengentasan Kemiskinan Sedunia, Ini Sejarahnya
Anggota DPRD DKI Usul Pembentukan Lembaga Khusus untuk Tata Permukiman Kumuh

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini