Wapres Sebut Aktivitas Ekonomi Saat New Normal Harus Diikuti Protokol Kesehatan Ketat

Senin, 22 Juni 2020 20:04 Reporter : Merdeka
Wapres Sebut Aktivitas Ekonomi Saat New Normal Harus Diikuti Protokol Kesehatan Ketat Wapres Maruf Amin. ©2020 Merdeka.com/Muhammad Genantan Saputra

Merdeka.com - Sejumlah daerah mulai memberlakukan tatanan hidup baru atau new normal di tengah pandemi Covid-19 yang belum juga usai. Wakil Presiden, Ma'ruf Amin, berharap penerapan tatanan hidup baru yang bertujuan untuk mendongkrak sektor ekonomi tidak abai dengan protokol kesehatan.

"Aktivitas ekonomi dalam tatanan normal baru harus dipersiapkan dengan baik, kondusif dan harus dengan protokol kesehatan yang ketat," kata Ma'ruf dalam acara penganugerahan daerah berinovasi dalam tatanan normal yang dirilis Kementerian Dalam Negeri, lewat siaran pers diterima, Senin (22/6).

Selain soal kedisiplinan, Wapres Ma'ruf juga merinci empat pedoman yang disebutkan badan kesehatan dunia atau WHO saat menerapkan tatanan kenormalan baru.

Pertama, new normal dapat diterapkan saat penularan virus sudah terkendali ditunjukkan dengan dengan rasio penyebaran Ro dalam satu wilayah berada di bawah 1 selama dua minggu berturut-turut.

"Kedua, adalah persiapan pelayanan kesehatan yang baik, dan ketiga adalah pelacakan yang masif," jelas Wapres Ma'ruf.

"Jadi harus ditandai dengan kecukupan jumlah pelaksanaan testing," jelas dia.

Poin keempat, lanjut Ma'ruf, penggunaan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan di air mengalir selama 20 detik selama beraktivitas sebagai ciri kedisiplinan yang ketat.

"Dalam setiap kegiatan sosial dan ekonomi berperilaku hidup sehat menjadi syarat utama," jelas Ma'ruf.

Reporter: M Radityo
Sumber: Liputan6.com [lia]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini