Wapres Minta Penyelenggara Pendidikan Ekonomi Syariah Makin Inovatif

Rabu, 13 Mei 2020 12:50 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
Wapres Minta Penyelenggara Pendidikan Ekonomi Syariah Makin Inovatif Wapres Maruf Amin Ratas Telekonferensi dari Kantor. ©2020 instagram.com/kyai_marufamin

Merdeka.com - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin melihat perkembangan ilmu ekonomi syariah terus mengalami peningkatan. Hal itu terlihat dari semakin bertambahnya perguruan tinggi yang menyelenggarakan program studi tersebut.

Maka itu, Wapres mendorong penyelenggaraannya harus lebih inovatif agar mampu mengakselerasi perkembangannya. Sekaligus meningkatkan literasi masyarakat terhadap ekonomi dan keuangan syariah.

"Penyelenggaraan pendidikan ekonomi syariah harus semakin inovatif, mengikuti perkembangan teknologi dan dinamis meskipun tetap mengutamakan prinsip–prinsip utama dalam ekonomi dan keuangan syariah," kata Wapres dalam acara talkshow Peluang dan Tantangan Pendidikan Jarak Jauh Program Studi Ekonomi Syariah, Rabu (13/5).

Menurut Wapres, inovasi sangat dibutuhkan terutama dalam menghadapi pandemi Corona Virus Disease-2019 (Covid-19), dimana diperlukan berbagai penyesuaian termasuk dalam pembelajaran.

"Pembelajaran jarak jauh memiliki tantangan tersendiri, membutuhkan kreativitas. Para pengajar perlu keluar dari gaya konvensional dan lebih inovatif dalam menyiapkan materi dan mekanisme pembelajaran serta memanfaatkan seluruh potensi teknologi. Di sisi lain, mahasiswa juga dituntut harus lebih mandiri, dan dapat memanfaatkan seluruh sumber pengetahuan," tutur Wapres.

Meskipun banyak tantangan, Wapres menilai, pembelajaran jarak jauh sesungguhnya memberikan keuntungan antar perguruan tinggi dalam melakukan sinergi yang saling menguatkan. Sebab, dengan penggunaan teknologi, tidak ada lagi sekat antar satu perguruan tinggi dengan perguruan tinggi lain.

"Mahasiswa dapat dengan mudah mengikuti kuliah dari perguruan tinggi yang berbeda sepanjang sesuai dengan minatnya. Selain itu pertukaran pengetahuan, hasil riset, dan kegiatan akademik lainnya juga akan semakin efektif," ucapnya.

1 dari 1 halaman

Hindari Moral Hazard

Wapres berpesan agar dapat menghindari terjadinya moral hazard yang meremehkan pelaksanaan metode pembelajaran jarak jauh dalam Program Ekonomi Syariah.

"Tidak boleh ada excuse terhadap kualitas, baik kualitas pembelajaran maupun pengujian. Mahasiswa harus tetap bisa diuji dengan standar yang sama dengan pembelajaran konvensional sehingga kualitas pembelajaran dan lulusan program studi ini tetap dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan," tuturnya. [eko]

Baca juga:
Tips Berinvestasi di Pasar Modal Syariah
Pakai Marketplace, Halal Plaza Jadi One Stop Shopping Solution Kategori Muslim
Adira Insurance Syariah Beri Bantuan kepada Keluarga Prasejahtera Terdampak Covid-19
Pertama Kalinya, BI Catat Indeks Literasi Ekonomi Syariah RI Baru Capai 16,3 Persen
Menghadap Wapres Ma'ruf, Sri Mulyani Beberkan Program Kerja IAEI 4 Tahun ke Depan
Startup Pelayanan Kesehatan Siap Bantu Pemerintah Wujudkan Rumah Sakit Syariah

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini