Wapres Ma'ruf: Pemerintah Siapkan Program dan Anggaran Pesantren Aman Covid-19

Kamis, 11 Juni 2020 14:33 Reporter : Intan Umbari Prihatin
Wapres Ma'ruf: Pemerintah Siapkan Program dan Anggaran Pesantren Aman Covid-19 Rapat Koordinasi Wapres Bahas Persiapan New Normal. ©2020 Biro Pers Istana Wapres

Merdeka.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan, saat ini pemerintah sedang menyiapkan program serta anggaran untuk menciptakan pesantren yang aman Covid-19. Hal tersebut juga sejalan dengan persiapan era new normal atau ketatanan norma baru di Indonesia.

"Pemerintah sedang menyiapkan program, anggaran yang sedang dirumuskan supaya prinsipnya pesantren aman Covid," katanya saat menghadiri rapat koordinasi KPAI 2020 tentang Kesiapan Pesantren dan Satuan Pendidikan Berbasis Asrama dalam Penerapan New Normal(Hambatan dan Solusi Perspektif Perlindungan Anak) melalui siaran telekonference, Jakarta, Kamis (11/6).

Dia menjelaskan, nantinya program tersebut akan memberikan sarana dan prasarana yang baik bagi pesantren. Mulai dari tempat wudu, hingga fasilitas cuci tangan.

"Baik sarana prasarana kemudian tempat wudu untuk menjaga jarak aman," ungkapnya.

Tidak hanya fasilitas di pesantren, pemerintah saat ini sedang merumuskan terkait insentif. Nantinya para pengajar akan diberikan insentif selama pandemi.

"Begitu juga sedang dipikirkan, bahka sedang dirumuskan diberikan insentif tenaga pengajarnya," jelas Ma'ruf.

1 dari 1 halaman

Pemerintah Siapkan Rp2,36 Triliun Untuk Pendidikan Pesantren

Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy menjelaskan saat ini pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kementerian Agama dan Kementerian Keuangan sudah menyetujui anggaran dengan total Rp2,36 triliun untuk afirmasi (penguatan) pendidikan pesantren.

"Sudah ada diskusi secara teknis yang dilakukan Kemenag terkait afirmasi tersebut dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) pun sudah menyetujui total anggaran sebesar Rp2,36 triliun," katanya dalam siaran pers, Selasa (9/6).

Dia menjelaskan hal tersebut terus dikoordinasikan sebelum dilaporkan oleh Wakil Presiden Ma'ruf Amin. Kemudian dia juga meminta agar pembagian alokasi anggaran tersebut melakukan pertimbangan secara proporsional dari tiap-tiap pesantren. Sementara untuk bantuan operasional pesantren, madrasah, ataupun lembaga pendidikan keagamaan lainnya agar disertai dengan petunjuk teknis yang dikoordinir oleh Kemenag.

"Masalah proporsionalitas ini sangat penting, berapa jumlah santrinya, jumlah pengajar, pengasuh, dan lain-lainnya. Kalau bisa data itu nanti bisa dijadikan dasar untuk afirmasi pesantren ke depan," ungkap Muhadjir. [fik]

Baca juga:
Gelar Rapat Internal, Wapres Ma'ruf Bahas Nasib Pondok Pesantren & Asrama Nonmuslim
Pondok Pesantren di Kediri Siap Menyambut New Normal
Wapres Ma'ruf: Hanya Pesantren di Zona Hijau Boleh Beraktivitas
Pemerintah Siapkan Rp2,36 Triliun untuk Penguatan Pendidikan Pesantren dan Keagamaan
Menko PMK Minta Pesantren Disiplin Protokol Kesehatan agar Tak Muncul Klaster Baru
Pesantren Dinilai akan Kesulitan Menyesuaikan New Normal

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini