Wapres Ma'ruf Minta Tes Antigen Dikurangi, Perbanyak Tes PCR

Kamis, 22 Juli 2021 15:48 Reporter : Merdeka
Wapres Ma'ruf Minta Tes Antigen Dikurangi, Perbanyak Tes PCR Tes Antigen Acak Pengguna KRL di Stasiun Manggarai. ©2021 Liputan6.com/Herman Zakharia

Merdeka.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin menilai, guna melihat data positivity rate yang lebih nyata, maka tes swab PCR harus ditingkatkan. Menurut dia, tes dilakukan menggunakan antigen saat ini kurang memiliki akurasi yang memadai.

"Memang antigen ini jangan terlalu banyak, sebab tingkat positivity rate-nya itu menjadi sangat rendah," kata Ma'ruf saat memimpin Rapat Koordinasi Penanganan Covid-19 secara virtual bersama Gubernur, Bupati/Walikota, serta jajaran Satgas Covid-19 di wilayah Provinsi Jawa Timur. Demikian siaran pers yang diterima dari diterima, Kamis (22/7).

Angka positivity rate kasus Covid-19 di Provinsi Jawa Timur masih cukup tinggi, yakni 39,24 persen, jauh di atas standar World Health Organization (WHO), yakni 5 persen. Karena itu, Ma'ruf meminta ini jadi perhatian serius.

"Saya berharap terutama soal koordinasi, konsolidasi data, jangan sampai misalnya gubernur tidak tahu ada berapa vaksin yang masuk," katanya.

Selain itu, Ma'ruf berpesan, kepada para kepala daerah di Provinsi Jawa Timur untuk bisa memacu penyerapan anggaran penanganan Covid-19 yang dilaporkan masih rendah.

"Mohon perhatian tadi yang disampaikan oleh Mendagri, banyak yang masih rendah penyerapan anggarannya untuk penanganan Covid-19, karena itu saya minta ini betul-betul dipacu," jelas dia.

Selanjutnya, terkait rencana pelonggaran terhadap berbagai bidang usaha seperti pedagang kaki lima (PKL) usai pelaksanaan PPKM Darurat, Ma'ruf meminta agar diikuti dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

"Ini (pelonggaran PPKM Darurat) supaya mereka yang mencari penghidupannya harian itu kemudian bisa mulai kembali, tetapi dengan protokol kesehatan yang ketat," pesan Ma'ruf.

Reporter: M Radityo Priyasmoro

Sumber: Liputan6.com [bal]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini