Wapres JK: Kepala BIN dan Wakapolri pilihan terbaik

Sabtu, 10 September 2016 23:37 Reporter : Yulistyo Pratomo
Wapres JK: Kepala BIN dan Wakapolri pilihan terbaik JK bertemu Presiden Republik Siprus. ©2016 tim media wapres

Merdeka.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla menilai diangkatnya Kepala badan Intelijen Negara Jenderal Budi Gunawan dan Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia Komisaris Jenderal Syafruddin sebagai pilihan terbaik. Khusus Budi, yang merupakan mantan ajudan mantan Presiden Megawati Soekarnoputri itu, disebutnya sebagai sosok yang cerdas.

"Pak Budi orangnya cerdas," kata Wapres saat ditemui di Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Hasanuddin, Maros, Sulawesi Selatan, sebelum bertolak menuju Jakarta, Sabtu (10/9), demikian dilansir Antara.

Meski begitu, pria yang akrab disapa JK ini mengaku belum bertemu dengan jenderal polisi sejak dilantik Presiden Joko Widodo sebagai Kepala BIN menggantikan Sutiyoso. Sebab, ketika pelantikan digelar, dia sedang menghadiri peringatan Hari Olahraga Nasional di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Jawa Timur, bersama Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, dan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara.

Selanjutnya Wapres didampingi istri Hj Mufidah Jusuf Kalla dan Menkominfo melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Gowa dan Kota Makassar, Sulawesi Selatan, hingga Sabtu sore. Demikian pula dia melihat Wakapolri baru Komjen Syafruddin sangat cocok mendampingi Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian di Korps Bhayangkara tersebut.

"Masalah-masalah sekarang lebih kompleks dan oleh karena itu pasangan sekarang Tito dan Syafruddin akhirnya cukup baik," kata Wapres sebelum mengakhiri kunjungan kerjanya di kampung halamannya itu.

Dia juga menginstruksikan agar kedua perwira tinggi Polri tersebut lebih melindungi dan mengayomi masyarakat dalam menjalankan tugasnya.

Kapolri melantik Syafruddin sebagai Wakapolri di Jakarta, Sabtu (10/9) siang, menggantikan Budi Gunawan yang sehari sebelumnya dilantik sebagai Kepala BIN. Syafruddin sebelumnya menjabat Kepala Lembaga Pendidikan Kepolisian.

Seusai melantik Wakapolri, Kapolri menyatakan tidak mempermasalahkan jika saat ini ada dua orang jenderal polisi bintang empat setelah Budi Gunawan dinaikkan pangkatnya satu tingkat dari komisaris jenderal menjadi jenderal karena menjabat Kepala BIN.

"Tidak ada masalah, sebab dalam struktur Polri hanya ada satu jenderal," ujar Tito di Mabes Polri.

Oleh karena itu pula, dia menegaskan bahwa kewenangan penanganan komando Polri hanya berada di satu tangan, yaitu Kapolri. Sementara Budi Gunawan memiliki kendali penuh di BIN.

"Kami tetap menjaga komunikasi dan Polri sepenuhnya mendukung langkah-langkah Kepala BIN. Semoga kerja sama antara Polri dan BIN semakin meningkat," ujar Tito berharap. [tyo]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini