Wapres JK dan Menko Luhut minta masalah LGBT tak dibesar-besarkan

Selasa, 16 Februari 2016 14:37 Reporter : Supriatin
Wapres JK dan Menko Luhut minta masalah LGBT tak dibesar-besarkan JK dan Luhut Panjaitan. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Luhut Binsar Pandjaitan meminta seluruh elemen masyarakat tidak mencari-cari kesalahan Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT). Selama mereka tidak melakukan hubungan tidak senonoh di hadapan publik, Luhut mengatakan tidak menjadi persoalan.

"Ya enggak usah dicari-cari lah. Kita kan enggak tahu dia LGBT atau tidak, masa kita tanya lu ini (LGBT)?" ujar Luhut usai menemui Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) di Kantor Wapres, Jalan Merdeka Utara, Selasa (16/2).

Dalam dunia pekerjaan pun, ujar Luhut, tidak perlu menyudutkan LGBT. "Kecuali mereka (LGBT) melakukan hal-hal aneh di situ baru kita persoalkan, tapi kalau dia profesional dan bagus kenapa kita persoalkan," tegas Luhut.

Dalam pertemuan yang baru saja usai, Luhut mengaku mendapat respons yang baik dari Wapres JK terhadap fenomena LGBT. JK, kata dia tidak mempermasalahkan keberadaan komunitas LGBT lantaran perlakuan menyimpang itu merupakan persoalan pribadi.

"Tadi Pak Wapres juga sudah bilang masalah pribadi sudahlah jangan dihebohkan. Jadi itu hak hidup dia sebagai warga negara kita harus lindungi jangan kita persoalkan," tutur Luhut.

Mengenai beredarnya propaganda LGBT, Luhut akan meminta keterangan dari United Nations Development Programme (UNDP). Namun, Luhut berharap persoalan ini tidak dibesar-besarkan.

"Enggak usah terlalu jauh ya. Dari Pak JK soal UNDP sudah," pungkasnya. [dan]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini