Wapres JK apresiasi rencana pemindahan Abu Bakar Ba'asyir ke LP di Klaten

Selasa, 6 Maret 2018 13:33 Reporter : Hari Ariyanti
abu bakar baasyir. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Terpidana kasus terorisme Abu Bakar Ba'asyir rencananya akan dipindahkan ke Lapas di Klaten. Klaten dipilih karena cukup dekat dengan Ngruki, Solo, daerah asal Abu Bakar Ba'asyir. Pemindahan ke lapas di Klaten ini setelah permohonan tahanan rumah ditolak. Seperti diketahui, kondisi Ba'asyir saat ini sedang sakit.

Wakil Presiden Jusuf Kalla mengapresiasi rencana tersebut. Saat ini Ba'asyir masih ditahan di Lapas Gunung Sindur, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

"Saya belum tahu (rencana pemindahan). Tapi saya kira suatu upaya yang baik supaya mendekatkan dengan keluarga, bisa dikunjungi setiap saat," jelasnya di Gedung MUI, Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (6/3).

Wapres JK menyerahkan sepenuhnya rencana pemindahan tersebut kepada Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly. Ia juga mengaku belum tahu apakah keputusan pemindahan lapas itu telah bulat.

"Itu urusan Menkumham. Nanti kita bicarakan," tutupnya.

Sebelumnya, Menkumham Yasonna H Laoly mengatakan perlu kajian mendalam dari berbagai aspek terkait pengajuan tahanan rumah Ba'asyir. Terlebih saat ini status yang bersangkutan telah menjadi warga binaan.

Selama ini, lanjutnya, Ba'asyir diberikan fasilitas baik selama di tahanan. Seperti pengobatan yang rutin dilakukan dan diberikan pendampingan.

"Berbeda dengan yang lain karena uzur ada selalu yang mendampingi beliau. Kita betul-betul treat beliau dengan baik," jelasnya.

Yasonna juga mengatakan Ba'asyir sampai saat ini tidak mengajukan grasi. Oleh sebab itu pihaknya tidak memproses keringanan hukuman tersebut hingga saat ini. [lia]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini