Wantimpres bentuk tim kajian kasus Cebongan

Rabu, 10 April 2013 13:28 Reporter : Muhammad Mirza Harera
Wantimpres bentuk tim kajian kasus Cebongan Anggota Wantimpres Albert Hasibuan. ©2012 Merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Bidang Hukum dan HAM Albert Hasibuan berjanji akan membentuk tim untuk mengkaji kasus penembakan di Lapas Cebongan, Sleman, DIY, Sabtu (23/3) dini hari. 11 Anggota Kopassus sudah dinyatakan sebagai tersangka penyerbuan yang menewaskan empat tahanan.

"Wantimpres akan mengadakan kajian tentang reformasi penegakan hukum dan kita sudah membentuk tim kajian itu," kata Albert saat jumpa pers di kantor Wantimpres, Rabu (10/4).

Menurut Albert, kasus di Cebongan ini harus jadi momentum penegakan hukum yang lebih baik ke depan. Hal itu juga menjadi harapan keluarga korban yang siang ini mengunjungi Watimpres untuk menyampaikan aspirasinya dan sebagai penyambung lidah kepada presiden.

"Kita semua mau bukan penegakan hukum yang negatif, seperti main hakim sendiri dan karena itu saya berpendapat penegakan hukum tidak dilakukan seperti itu," ujarnya.

Albert menjelaskan, hasil dari tim ini akan dilaporkan ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai bahan pertimbangan. Dirinya berjanji akan terus mengawal kasus Cebongan ini sampai selesai.

"Penegakan hukum ini perlu peninjauan kembali. Kami akan kawal ini sampai tuntas," tutupnya. [ren]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini