Walkot Makassar akan sunat jatah bensin PNS mudik bawa mobil dinas

Sabtu, 25 Juni 2016 17:03 Reporter : Mappesona
Walkot Makassar akan sunat jatah bensin PNS mudik bawa mobil dinas Ilustrasi Mudik. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto, mengancam akan mengurangi pemberian fasilitas kepada pejabat yang menggunakan mobil dinas untuk mudik. Hal itu disampaikannya, saat membuka resmi pembagian paket sembako kepada para petugas kebersihan oleh Baznas, Sabtu, (25/6)

"Mobil dinas tidak boleh keluar Kota Makassar apalagi jika digunakan untuk kepentingan pribadi. Saya tidak perkenankan itu. Bagi pejabat yang ditemukan gunakan mobil dinas untuk mudik maka saya akan jatuhkan sanksi dengan mengurangi fasilitasnya," kata pria yang akrab disapa Danny itu.

Fasilitas yang bakal dikurangi untuk PNS membandel adalah mencabut jatah bensin bahkan hingga menarik mobil dinasnya.

"Telah melakukan apa yang dilarangkan itu mempengaruhi nilai ketaatan. Dan akan menjadi catatan bagi saya," ujarnya.

Bukan hanya soal mobil dinas, Danny juga mengingatkan PNS-nya tidak menerima parcel. Hanya saja diakuinya mengawasi ini sedikit sulit karena parcel biasanya datang ke rumah tanpa diketahui dari mana asalnya. Mau dikembalikan juga, bingung dikembalikan ke mana.

Menurutnya, dua hal tersebut sudah diberlakukan sejak tahun-tahun sebelumnya. Sejak ada aturan itu, diklaimnya, penerimaan parcel sudah sedikit berkurang. Hanya saja hal ini perlu diimbau untuk mengingatkan kembali sekalian mendukung penegasan KPK dan Kemenpan dan RB.

Sebelumnya, baik KPK dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Yuddy Chrisnandi sudah keluarkan larangan soal parcel dan mobil dinas itu. [lia]

Topik berita Terkait:
  1. Mobil Dinas Untuk Mudik
  2. Jakarta
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini