Wali kota Yogya marah, orang mabuk kencing sembarangan di istana

Kamis, 25 Juni 2015 16:22 Reporter : Kresna
Wali kota Yogya marah, orang mabuk kencing sembarangan di istana Pemuda kencingi Istana Yogya. ©2015 merdeka.com/kresna

Merdeka.com - Menanggapi banyak orang mabuk dan kencing sembarangan di halaman Gedung Agung atau Istana Yogyakarta, Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti marah. Menurutnya, hal tersebut bukan saja tidak sopan tetapi juga melanggar hukum.

"Itu jelas pelanggaran, Gedung Agung kok dipakai buat kencing, bukan cuma tidak sopan tapi sudah sudah melanggar hukum," kata Haryadi saat dihubungi merdeka.com, Kamis (25/6).

Dia pun akan berkoordinasi dengan pihak terkait supaya tidak terjadi lagi kejadian seperti itu. Dia tak segan akan menindak tegas jika ada yang berani mabuk serta kencing di halaman Gedung Agung.

"Kita akan berkoordinasi dengan pihak terkait," ujarnya.

Sementara itu, kepala UPT Malioboro Syarif Teguh menjelaskan sebenarnya sudah ada upaya pemerintah untuk membuat toilet umum di sekitar lokasi. Namun sampai saat ini belum bisa dilaksanakan karena masalah lahan.

"Kalau toilet portabel kita sudah sediakan di depan kantor Pos Besar, namun di Gedung Agung masih terkendala lokasi, kemungkinan akan dibuat toilet bawah tanah dan tambahan toilet di belakang halte seberang Gedung Agung," terangnya.

Selain menambah toilet pihaknya sementara ini akan melakukan penyemprotan supaya bau pesing di sekitar lokasi hilang.

"Akan disemprot supaya tidak bau, nanti mendekati hari raya Idul fitri biasanya salat sampai di sana, jadi kita akan semprot," terangnya. [cob]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Miras Oplosan
  3. Yogyakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini