Wali Kota Surabaya Peringatkan Bioskop Langgar Prokes akan Ditutup

Senin, 5 April 2021 11:45 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah
Wali Kota Surabaya Peringatkan Bioskop Langgar Prokes akan Ditutup Ilustrasi bioskop. ©2013 Merdeka.com/Shutterstock/Karramba Production

Merdeka.com - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyatakan tidak segan-segan memberikan sanksi penutupan usaha bagi tempat rumah hiburan umum (RHU) khususnya bioskop yang sudah operasional jika kedapatan melanggar aturan protokol kesehatan (prokes).

Eri Cahyadi di Surabaya, Senin, mengatakan pihaknya sudah membuat surat pernyataan dan sudah ditandatangani oleh para pelaku usaha RHU, khususnya bioskop.

"Maka kalau ada yang melanggar kami tutup sampai berakhirnya pandemi COVID-19," katanya. Dilansir Antara, Senin (5/4).

Menurut dia, para pengelola RHU dan masyarakat saling bergotong royong menjaga kota agar segera terbebas dari pandemi COVID-19. Eri berkali-kali menekankan agar pengelola RHU mengelola usahanya sesuai dengan prokes.

"Sekali lagi ini untuk ekonomi Surabaya lebih baik lagi. Mohon semua saling jaga kota agar warganya bahagia, sehat dan ekonomi terus bergerak," katanya.

Eri mengaku sempat memberikan arahan kepada pengelola bioskop untuk selalu menjaga protokol kesehatan dan berani menegur para pengunjung yang lalai menerapkan protokol kesehatannya, seperti melepas masker dan sebagainya.

Ia menjelaskan bahwa pembukaan bioskop ini bertujuan untuk menggerakkan kembali perekonomian kota. Makanya, dia meminta kepada pengelola bioskop untuk selalu disiplin menerapkan prokes COVID-19.

"Kami meminta tolong kepada pengelola untuk menjaga prokesnya masing-masing. Sebab, jika kota ini ingin bergerak perekonomiannya, seluruh stakeholder juga harus menjaga kota," katanya.

Tidak hanya itu, mantan kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya ini memastikan, sebelum masuk ke dalam gedung bioskop, pengunjung dipastikan telah disemprot disinfektan.

Bahkan, lanjut dia, mereka juga wajib melewati bilik disinfektan. Hal ini menjadi penting dilakukan supaya ekonomi bergerak dan masyarakat bahagia.

"Jadi kita semua saling menghargai, sehingga kota kita jadi adem-ayem, termasuk perekonomiannya," katanya. [ray]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Bioskop
  3. PPKM
  4. Surabaya
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini