Wali Kota Solo Inisiasi Gerakan Pakai Masker untuk Lawan Corona

Jumat, 3 April 2020 10:51 Reporter : Arie Sunaryo
Wali Kota Solo Inisiasi Gerakan Pakai Masker untuk Lawan Corona Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Wali Kota Solo F.X Hadi Rudyatmo (Rudy) mengajak masyarakat untuk menggunakan masker saat keluar rumah. Hal tersebut penting untuk mencegah penularan virus corona atau Covid-19 di masyarakat.

Sebagai bentuk keseriusan tersebut, dia akan mengeluarkan surat edaran (SE) tentang gerakan memakai masker bagi masyarakat. Langkah tersebut mendesak dilakukan untuk memutus mata rantai penularan Covid-19.

"Ini nanti akan kami buat surat edaran untuk gerakan menggunakan masker. Jadi sekali lagi Solo bukan bebas corona, namun pasien terkonfirmasi positif corona sudah sembuh. Dan yang dirawat di RSUD dr Moewardi sudah tidak ada, yang dirawat PDP sebanyak 15 orang, ODP 2 orang," ujar Rudy, Jumat (3/4).

"Kami akan buat surat edaran untuk gerakan menggunakan masker. Agar masyarakat mau menggunakan masker," kata Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo di Solo, Jawa Tengah, Kamis (2/4/2020).

Rudy menerangkan, masker yang dikenakan tidak perlu masker medis atau masker N95. Namun cukup masker yang terbuat dari kain. Apalagi keberadaan masker medis saat ini sulit didapatkan dan lebih diperuntukkan bagi dokter dan petugas medis lainnya. Masyarakat juga tidak perlu menggunakan masker saat berada di rumah.

Rudy mengatakan memakai masker ketika keluar rumah penting dilakukan. Tujuannya adalah untuk memutus rantai penularan penyakit yang diketahui belum ada obatnya itu. Masyarakat tidak harus memakai masker medis, seperti masker bedah atau masker N95 untuk melindungi dirinya. Tetapi bisa menggunakan masker yang terbuat dari bahan kain.

Lebih lanjut Rudy mengatakan, dengan mengenakan masker, masyarakat akan terhindar dari virus yang disebarkan saat penderita batuk atau bersin. Karena penularan terjadi melalui hidung, mulut ataupun mata. Sehingga jika mulut dan hidung kita tertutup masker, kemungkinan tertular lebih kecil.

Selain penggunaan masker, Rudy juga mengimbau menyarankan agar membuat standar operasional prosedur (SOP) kesehatan sendiri di rumah selama pandemi wabah Covid-19. Di antaranya dengan membiasakan diri mandi setelah pulang dari tempat bekerja atau aktivitas lain di luar rumah.

"Biasakan mandi sepulang kerja. Karena dengan mandi, debu atau polusi yang menempel di tubuh akan hilang," katanya.

Rudy juga menyampaikan pentingnya penerapan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) agar masyarakat terhindar dari penularan Covid-19. Apalagi Kota Solo saat ini belum benar-benar bebas dari virus Corona. Meskipun sudah tidak ada kasus pasien terkonfirmasi positif, namun jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) masih terus meningkat. Dari 34 PDP 14 sembuh, 15 dirawat dan 5 lainnya meninggal dunia.

Sementara itu berdasarkan data yang ada, jumlah warga Solo yang berstatus orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 235 orang. Jumlah warga yang selesai pemantauan atau ODP sebanyak 40 orang. [cob]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Mencegah Virus Corona
  3. Surakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini