Wali Kota Samarinda tunjuk Kasatpol PP awasi developer rumah murah Jokowi

Selasa, 3 Oktober 2017 04:45 Reporter : Nur Aditya
Wali Kota Samarinda tunjuk Kasatpol PP awasi developer rumah murah Jokowi Program rumah murah Jokowi di Samarinda bermasalah. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang bereaksi terkait kabar program 1 juta rumah murah di Samarinda berujung masalah. Dia mempersilakan warga melapor polisi, apabila merasa dirugikan developer PT Tiga Kali Sembilan.

Menurut Jaang, dia melakukan peletakan batu pertama dimulainya pembangunan rumah murah, atas permintaan warga, yang tidak bisa dia tolak.

"Warga minta saya melakukan peletakan batu pertama. Pak, ini ada rumah murah Jokowi. Kita kan datang," kata Jaang, kepada wartawan di Balai Kota, Jalan Kesuma Bangsa, Senin (2/10).

Sebelummya, menurut Jaang, ada sejumlah warga yang menjadi konsumen rumah murah, mendatangi rumah dinasnya, di Jalan Letjend S Parman, mengadu masalah rumah murah yang mereka idamkan, tak kunjung beres lebih 2 tahun terakhir.

Menengahi persoalan itu, Jaang menunjuk Kepala Satpol PP Samarinda Ruskan, untuk mengawasi kelangsungan konsumen dengan developer. Sebab, perumahan itu, memiliki pembeli dan mendapatkan suplai material.

"Pengembangnya kan sudah diperiksa Satpol PP. Tagih aja. Kalau dirugikan, lapor polisi," ujar Jaang.

Jaang menampik dia ada sangkut pautnya dengan pengembang. Dia kembali menegaskan, kedatangannya hanya untuk melakukan peletakan batu pertama.

"Tidak ada (terkait developer PT Tiga Kali Sembilan). Hanya menghadiri. Rumah murah itu kan pajaknya dikurangi, kemudahan perizinan, dan akses jalan oleh pemerintah," ungkapnya.

"Biasa itu kalau diminta melakukan peletakan batu pertama. Tapi itu bukan proyek Wali Kota ya," demikian Jaang.

Diketahui, pagi tadi sekira pukul 09.00 Wita, puluhan konsumen mengadu ke polisi. Rumah murah yang sudah mereka bayarkan Down Payment (DP) sejak 2015, tidak kunjung beres.

Mereka sudah membayar DP Rp 6,75 juta untuk harga rumah murah Rp 150 juta tipe 36 yang berlokasi di kawasan Palaran. Janji mereka akan menerima kunci rumah 1 tahun pascapelunasan DP, hanya tinggal janji. [ded]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini