Wali Kota Medan Bobby Nasution Pecat Kepling Diduga Lakukan Pungli

Selasa, 18 Mei 2021 20:04 Reporter : Merdeka
Wali Kota Medan Bobby Nasution Pecat Kepling Diduga Lakukan Pungli Wali Kota Medan Bobby Nasution mendengarkan pengaduan warga. ©2021 ANTARA

Merdeka.com - Wali Kota Medan, Sumatera Utara, Bobby Nasution kembali memecat anak buahnya. Kali ini Kepala Lingkungan (Kepling) 17 Eka Septian, Kelurahan Harjosari 2, Kecamatan Medan Amplas. Kepling ini disebut-sebut kerap melakukan pungutan liar (pungli) kepada warga setempat.

"Satu minggu ya, waktunya. Artinya, paling lama Senin pekan depan sudah beres semua. Urusan warga beres, dan uangnya dikembalikan. Baru itu keplingnya dipecat, berhentikan saja," tegas Bobby ketika inspeksi mendadak di Kantor Lurah Harjosari 2, Medan, Selasa (18/5). Dilansir Antara.

Pernyataan itu dikeluarkan mantu Presiden Joko Widodo setelah mendapat laporan dari warga yang merasa dirugikan akibat ulah kepling. Awalnya sudah diadukan lewat media sosial hingga mendengarkan laporan langsung sejumlah warga Lingkungan 17.

Bobby juga meminta Camat Medan Amplas Edi Mulia Matondang dan Lurah Harjosari 2 Siska Ayu agar meneruskan surat yang diurus warga tersebut.

"Berkas yang diurus warga ini dilanjutkan, diselesaikan segera. Kemudian suruh keplingnya kembalikan uang yang sudah diambil dari warga," kata Bobby.

Dia menegaskan, pengurusan kependudukan tidak dipungut biaya. Dia juga menyerukan kepada seluruh kepling di bawah Pemkot Medan agar tidak melakukan pungli.

Beberapa saat sebelumnya begitu tiba di Kantor Lurah Harjosari 2, Wali Kota Medan mendengarkan pengaduan sejumlah warga yang bahkan sampai menyetorkan uang pengurusan Rp2,6 juta.

"Saya komandan komplek. Warga komplek ngeluh ke saya diminta uang Rp2,6 juta ngurus surat pindah, tidak siap-siap juga. Uang sudah diambil, tidak kembali," terang Zakaria Lubis.

Hendra, warga lainnya mengadukan dirinya dikutip Rp1 juta mengurus Bantuan Langsung Tunai (BLT). "Saya juga urus pemecahan KK disuruh bayar, tidak siap-siap juga. Saya urus sama kepling yang sama di Lingkungan 17," katanya.

Wali Kota Bobby juga menerima telepon video dari warga lainnya yang kebetulan sedang bekerja di luar kota. Eka Aditya mengaku membayar Rp900.000 untuk mengurus akte kelahiran anaknya. [noe]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini