Wali Kota Bekasi Sebut RSUD Penuh Akibat Covid 19 Melonjak

Minggu, 20 Juni 2021 06:35 Reporter : Adi Nugroho
Wali Kota Bekasi Sebut RSUD Penuh Akibat Covid 19 Melonjak Pasien Covid-19 jalani perawatan intensif di RS Bogor. ©REUTERS/Willy Kurniawan

Merdeka.com - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan, tren penularan Cpvid-19 di wilayahnya melonjak signifikan belakangan ini. Hal ini berdampak pada okupansi tempat tidur isolasi di rumah sakit, ketersediaannya kini semakin menipis.

"Angkanya bukan meningkat, tapi angkanya melonjak vertikal, bukan 45 persen, 15 persen, tapi hampir 90 persen," kata Rahmat Effendi di Bekasi, Sabtu (20/6).

Ia menyebut, keterisian tempat tidur pun turun meningkat. Karena kasus aktif per hari ini sudah mencapai 2.197. Sementara kapasitas rumah sakit untuk merawat pasien Covid 19 sekitar 1.700 tempat tidur.

"Rumah sakit umum kita sudah full, rumah sakit tipe D kita juga sudah mau full," ucap Rahmat Effendi.

Rahmat meminta masyarakat menjalankan protokol kesehatan ketat. Ini merupakan cara yang tepat dalam mengendalikan penularan virus di masyarkat. Sementara, vaksinasi massal terus berjalan, termasuk hari ini sebanyak 4000 orang disuntik di Stadion Patriot.

"Jadi saya berpesan kepada seluruh warga masyarakat sekarang ini hanya satu caranya, prokes, masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan, tidak ada lain. Jadi hindari kerumunan-kerumunan," ucap dia. [ray]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini