Wakapolri: Stabilitas Keamanan dan Politik Jadi Syarat Kekuatan Ekonomi

Rabu, 30 November 2022 08:15 Reporter : Nur Habibie
Wakapolri: Stabilitas Keamanan dan Politik Jadi Syarat Kekuatan Ekonomi Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono. ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - Wakapolri Komjen Gatot Edy Pramono mengatakan, stabilitas keamanan dan politik menjadi syarat utama Indonesia untuk menjadi salah satu kekuatan ekonomi terbesar di dunia. Hal ini dikatakannya dalam Rapat Kerja (Raker) Wilayah I dan Diskusi Publik Terkait Pemulihan Ekonomi dan Polarisasi Sosial di Perkotaan yang digelar DPW Pencinta Tanah Air Indonesia (Petanesia) Provinsi DKI Jakarta.

Dia memaparkan, berdasarkan prediksi Bank Dunia dan Price Waterhouse Coopers, Indonesia akan menjadi salah satu kekuatan ekonomi besar di tahun 2045. "Syaratnya ada dua, yang pertama adanya stabilitas keamanan dan politik, kemudian yang kedua adalah adanya pertumbuhan ekonomi yang stabil," kata Gatot dalam kanal Youtube NU Channel, Rabu (30/11).

Jenderal bintang tiga ini juga menyebut, Indonesia dapat keluar dari middle income trap pada tahun 2037. Meski prediksi tersebut muncul sebelum Pandemi Covid-19, tetapi angka pertumbuhan ekonomi Indonesia menunjukkan optimisme.

"Tetapi dengan melihat kondisi ekonomi kita saat ini, pertumbuhan ekonomi kita berada pada angka 5,72 persen, ini memberikan optimisme pada kita semua. Ini lah kita harus menjaganya," sebutnya.

Eks Kapolda Metro Jaya ini pun menyampaikan cara menjaga pertumbuhan ekonomi seperti yang telah disampaikan Presiden Jokowi di KTT G20 kemarin. Mengutip pesan Jokowi, ihwal kerja sama antarnegara untuk lepas dari jeratan krisis ekonomi pascapandemi.

"Pak Presiden menyampaikan di antaranya adalah, kita harus bersama-sama dalam membentuk situasi dunia yang inklusif dari imbas pandemi," jelasnya.

"Ini merupakan cikal bakal alasan dibentuknya pandemic funds di G20, agar ini juga menjadi bentuk keseriusan tidak hanya dari negara tetapi kita semua dapat menghadapi krisis ekonomi pada pandemi di masa depan," sambungnya.

2 dari 2 halaman

Sementara itu, Ketua DPW Petanesia DKI Jakarta Lutfi Hakim mengungkapkan, sinergitas petanesia dengan beberapa steakholder adalah untuk bersama membangun negeri.

"Isu-isu besar yang masih menjadi tugas besar seperti misalnya penguatan ekonomi, polarisasi sosial yang ditandai dengan politik identitas ini hal mau tidak mau menjadi perhatian pengurus Petanesia terutama di Jakarta dan kota-kota besar lainnya," ungkap Lutfi.

Adapun dalam sidang komisi rekomendasi mencuat usulan untuk pembentukan Usaha Mikro Kecil Menengah atau UMKM di organisasi dalam bidang ekonomi dan dalam bidang sosial politik.

"Petanesia mengupayakan agar organisasi ini menjadi penggerak harmonisasi di wilayah Jakarta, menjaga kondisi tetap aman, sejuk dan damai menjelang tahun-tahun politik, serta berusaha agar kader terbaik Petanesia Jakarta ikut dalam kontestasi Pilkada 2024 di DKI Jakarta," tutupnya. [yan]

Baca juga:
Dua Jenazah Korban Kecelakaan Helikopter Polri Tiba di Lapangan Terbang Pondok Cabe
Bareskrim Polri Tangkap Pelaku Tambang Ilegal di Kaltim
Polisi Ungkap Alasan Ismail Bolong Mangkir Diperiksa
Hasil Rakor Polri, LIB dan PSSI: Gandeng PUPR-Kemenkes Terlibat dalam Sepak Bola RI
Kabareskrim Lawan Ferdy Sambo Cs: Saya Belum Lupa Ingatan
Kopilot Helikopter Polri P-1103 Hilang Kontak di Babel Ditemukan Meninggal

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini