Wakapolri sebut ISIS punya basis perekrutan di luar Poso

Selasa, 17 Maret 2015 14:12 Reporter : Muhamad Agil Aliansyah
Wakapolri sebut ISIS punya basis perekrutan di luar Poso Wakpolri Komjen Polisi Badrodin Haiti. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Komisaris Jenderal Polisi Badrodin Haiti mengatakan, daerah Poso, Sulawesi Tengah, bukan menjadi satu-satunya wilayah perekrutan simpatisan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Menurut dia, beberapa wilayah lain seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, dan Sulawesi Selatan juga ditengarai menjadi kantong para simpatisan ISIS.

"Enggak hanya Poso yang menjadi kantong ISIS," kata Badrodin kepada awak media di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (17/3).

Badrodin mengaku kesulitan menindak para simpatisan ISIS belum melanggar hukum. "Kami enggak punya instrumen penegakan hukum anggota ISIS yang belum melanggar hukum. Tapi bagi mereka yang sudah melanggar hukum, tentu akan kami tindak sesuai dengan Undang-Undang," ujar Badrodin.

Kendati demikian, dikatakan Badrodin, Polri juga bekerja sama dengan para ulama di daerah-daerah itu melakukan upaya deradikalisasi terhadap orang-orang diduga simpatisan ISIS, serta masyarakat telah terpapar. "Kami lakukan beragam upaya untuk menangkal terorisme, termasuk koordinasi dengan para ulama," lanjut Badrodin. [ary]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini