Wakapolri sebut 34 WNI hilang, 16 di antaranya ditahan pihak Turki

Kamis, 12 Maret 2015 17:10 Reporter : Putri Artika R
Wakapolri sebut 34 WNI hilang, 16 di antaranya ditahan pihak Turki Badrodin Haiti. ©2015 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Wakapolri Komjen Polisi Badrodin Haiti mengatakan 16 warga negara Indonesia (WNI) yang saat ini ditahan oleh otoritas Turki merupakan kelompok yang berbeda dengan 16 WNI yang hilang saat berwisata menggunakan Smailing Tour.

"Ya dua-duanya 16 memang (diduga terlibat ISIS). Kan ini 16 yang pertama yang pakai Smiling Tour itu. Itu kan belum ditemukan. Terus sekarang ada 16 lagi (yang ditahan otoritas Turki)," ujar Badrodin di Istana Negara, Jakarta, Kamis (12/3).

Kepolisian turut menyelidiki kedua kelompok WNI yang masing-masing berjumlah 16 orang, terkait keterlibatan dengan gerakan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). "Ya masih diselidiki. (16 WNI ditahan otoritas Turki) Baru, makanya saya tadi bilang kita sedang cari datanya, sumbernya dari mana," imbuh Badrodin.

Badrodin menambahkan, perekrutan anggota ISIS memang sudah lama terjadi. Pihak Kepolisian juga sudah melakukan berbagai upaya pencegahan, namun metode dan cara perekrutan semakin kreatif. "Sudah, kita sudah lakukan pencegahan. Kita sudah kerjasama dengan imigrasi. Tetapi yang berangkat ke luar negeri kan banyak juga. Yang ke Malaysia, yang ke Arab, ke Timur Tengah atau negara lain itu kan banyak. Apalagi sama keluarga, sama anak-anak," jelas Badrodin.

Badrodin mengatakan, Kepolisian bersama Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Koordinator Bidang Politik Hukum dan HAM akan melaporkan kepada Presiden data baru 16 WNI yang ditahan otoritas Turki. [siw]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini