Wakapolri Minta Satgas Anti Mafia Bola Jilid 3 Berantas Perusak Sepakbola

Selasa, 11 Februari 2020 13:32 Reporter : Merdeka
Wakapolri Minta Satgas Anti Mafia Bola Jilid 3 Berantas Perusak Sepakbola Wakapolri Eddy Pramono. ©Liputan6.com/Ady Anugrahadi

Merdeka.com - Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono memberikan arahan kepada Satuan Tugas Anti Mafia Bola Jilid 3. Gatot yakin, Satgas yang dipimpin Brigjen Pol Hendro Pandowo mampu membersihkan oknum-oknum yang merusak Sepak Bola Indonesia.

Eddy mengatakan, secara garis besar tugas daripada Satgas Anti Mafia Bola Jilid 3 tak jauh berbeda dengan Satgas Jilid 2 maupun Jilid 1.

Tugasnya pertama mengawasi dan memonitor pertandingan Liga 1, Liga 2, dan Liga 3. Kedua, berkoordinasi dengan stakeholder terkait seperti Ketua PSSI, Menteri Pemuda dan Olahraga, serta Manajemen Klub. Demikian juga dengan POM TNI.

Eddy menerangkan, Satgas Anti Mafia Bola Jilid 3 juga ditugaskan merampungkan kasus-kasus yang belum tuntas. Diketahui, Satgas Jilid 1 dan Jilid 2 membuat lima laporan polisi dengan 18 tersangka. Saat ini, ada satu kasus lagi yang masih di proses.

"Masih diproses," ujar dia, Selasa (11/2).

Di samping itu, tugas lainnya adalah mengawasi dan memonitor atlet sepakbola untuk usia 20 dalam rangka persiapan Piala Dunia U-20 2021.

"Saya kira Satgas Anti Mafia Bola sudah tahu bagaimana modus operandi oleh oknum pengurus, pemain, wasit, hakim garis, manajer dan lain sebagainya," kata dia.

1 dari 1 halaman

Ada di Tingkat Wilayah

Gatot menerangkan, Satgas Anti Mafia Bola tak hanya berada di pusat. Di tingkat wilayah pun telah terbentuk.

"Pekerjaannya sama tentu akan berkoordinasi dengan manajemen maupun klub-klub wilayah masing-masing," ujar dia.

Gatot berharap kolaborasi akan menguatkan Satgas Anti Mafia Bola untuk mewujudkan sepakbola yang bersih, bermartabat dan berprestasi.

"Kami dapat melahirkan atlet-atlet sepakbola profesional. Itu harapan kita ke depan. Karena bagaimana pun sepak bola adalah olahraga yang sangat digandrungi oleh masyarakat seluruh Indonesia. Ketika berprestasi akan ikut merekat persatuan dan kesatuan bangsa, rasa nasionalisme akan bangkit dengan olahraga," papar dia.

Reporter: Ady Anugrahadi
Sumber: Liputan6.com [eko]

Baca juga:
Bertemu Jokowi, Ketum PSSI Usul Pemain Diberi Pekerjaan Bekal Pensiun Merumput
Polisi Bebaskan 9 Orang Terkait Dugaan Pengaturan Skor Kalteng Putra Vs Persela
Lobi Agar Persikasi Promosi ke Liga 2, Wasit Hingga Manajemen Diciduk
Pengaturan Skor Kalteng Putra Vs Persela, Satgas Antimafia Bola Periksa 9 Orang
Tim Satgas Mafia Sepakbola Disebar hingga ke Polda Se-Nusantara
Satgas Antimafia Bola Jilid II Kebut Lengkapi Berkas Vigit Waluyo

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini