Wagub Jabar Sebut Penambangan Liar Jadi Penyebab Banjir di Subang

Sabtu, 13 Februari 2021 21:04 Reporter : Aksara Bebey
Wagub Jabar Sebut Penambangan Liar Jadi Penyebab Banjir di Subang Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Banjir yang terjadi di kawasan Kabupaten Subang disebabkan oleh adanya penambangan liar. Hal tersebut membuat resapan untuk air hujan yang turun dengan intensitas tinggi tidak berjalan baik. Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum saat mendampingi Wakil Presiden Ma'ruf Amin meninjau korban banjir di Kabupaten Subang dan Karawang, Sabtu (13/2).

"Informasi yang kami terima, kenapa ada air banyak ke Subang, adalah akibat saluran air jebol, penyebabnya di samping curah hujan yang sangat tinggi, juga karena air yang datang ke Subang berasal dari Kabupaten Majalengka, Sumedang dan Garut," kata Uu kepada wartawan.

"Setelah kami meneliti, ternyata di aliran sungai dan hulu sungai, di wilayah Sumedang, ditemukan adanya penambangan liar di wilayah Cimalaka," lanjutnya.

Provinsi Jabar merupakan daerah rawan bencana banjir, longsor, gempa bumi, sampai tsunami. Dalam menangani bencana, Pemerintah Provinsi Jabar selalu berkoordinasi dan berkolaborasi dengan banyak pihak. Salah satunya pemerintah kabupaten/kota.

Sementara itu, Wapres RI mengatakan bahwa semua pihak harus berkolaborasi untuk menangani bencana. Ia pun mengajak semua pihak turun tangan menolong warga terdampak bencana.

"Penanganan bencana membutuhkan optimisme untuk perbaikan kedepan pascabencana. Seperti pembangunan infrastruktur yang lebih baik, aman, serta membangun budaya masyarakat yang sadar dan waspada terhadap bencana," ucapnya.

"Tentunya penanganan bencana tidak bisa oleh pemerintah sendirian, organisasi selain pemerintah seperti swasta diharapkan memberikan kontribusinya. Mari sama-sama mengupayakan, pemulihan pascabencana," imbuhnya.

Menurut Ma'ruf, kolaborasi semua pihak dapat mengakselerasi rekonstruksi dan rehabilitasi pascabencana.

"Saya lihat di lokasi pasca banjir Subang dan Karawang, kerja sama Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, sudah ada pelibatan masyarakat dan relawan seperti dalam pendirian posko gawat darurat, distribusi bantuan, dan yang lainnya," katanya. [cob]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini