Wagub Jabar: Santri Mau Pulang Silakan Sebelum Tanggal 6 Mei 2021

Rabu, 28 April 2021 16:37 Reporter : Aksara Bebey
Wagub Jabar: Santri Mau Pulang Silakan Sebelum Tanggal 6 Mei 2021 Mudik. ©2012 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengikuti aturan larangan mudik yang dikeluarkan pemerintah pusat pada 6 hingga 17 Mei. Tidak ada dispensasi, termasuk untuk santri.

Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum menilai pernyataan Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin terkait dispensasi mudik bagi santri baru bersifat usulan. Hingga saat ini belum ada aturan tertulis baru dari Pemerintah Pusat.

"Belum ada aturan baru dari pemerintah soal larangan mudik. Artinya, santri juga harus mengikuti aturan tersebut," kata Uu melalui siaran pers yang diterima, Rabu (28/4).

“Selagi belum ada aturan baru. Kami tetap menggunakan aturan konsep lama, artinya tetap dilarang mudik,” ia melanjutkan.

Di masa sebelum ada pandemi, para santri biasanya diliburkan pada hari ke-20 Ramadan. Pesantren memadatkan pembelajaran agar santri dapat pulang lebih awal.

Sehingga, mereka baru bisa pulang setelah 20 Ramadan. Sementara bila santri baru diliburkan pada 20 Ramadan maka akan sangat berdekatan dengan tanggal 6 Mei 2021.

Maka sebelum tanggal 6 Mei 2021, Uu menyarankan pengelola pesantren mulai memikirkan kepulangan santri dari sekarang. Apalagi sebelum tanggal 6 Mei, yang diberlakukan Pemda Provinsi Jabar barulah pengetatan mudik.

Sehingga perjalanan dalam negeri masih diperbolehkan dengan syarat- syarat tertentu. Misalkan menyertakan bukti negatif Covid-19 berdasarkan rapid antigen, GeNose atau PCR. Uu juga menyebut bahwa personl gabungan telah menyiapkan 133 posko mudik.

“Jadi santri yang mau pulang silakan sebelum tanggal 6 Mei, tapi sertakan surat keterangan bebas Covid-19," tutupnya. [fik]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini