Video Viral, Pria Acungkan Pistol ke Ojek Online Terancam Penjara Seumur Hidup

Senin, 3 Mei 2021 20:16 Reporter : Rasyid Ali
Video Viral, Pria Acungkan Pistol ke Ojek Online Terancam Penjara Seumur Hidup Ilustrasi borgol. shutterstock

Merdeka.com - Pelaku penodongan pistol kepada seorang kurir di Desa Gunung Mulia, Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor, terancam hukuman seumur hidup, usai ditangkap polisi. Pelaku merupakan tukang ojek berinisial G alias M (40), warga Kecamatan Tenjolaya. Dia kesal lantaran pesanan sandal untuk lebaran datang tidak sesuai keinginan.

Kapolres Bogor, AKBP Harun menjelaskan, pelaku menginginkan sandal berwarna hitam di toko online. Sudah tiga kali memesan, namun barang yang dikirimkan sandal berwarna cokelat.

"Tetapi pelaku yang memesan tidak memilih warna. Sehingga barang yang dikirim secara random. Ini kali ketiga, dia tidak mau bayar dan menodongkan air soft gun ke kurir," kata Harun, Senin (3/4).

Kata Harun, korban sempat menyampaikan ke pelaku agar tidak membuka paket jika warna tidak sesuai dengan keinginan agar bisa dikembalikan. Namun, tersangka tetap memaksa untuk dibuka.

"Korban tentunya menginginkan untuk dibayar atas jasa dari pengiriman tersebut," jelas Harun.

Saat ketiga kali pesanannya tidak sesuai keinginan, G alias M kemudian enggan membayar kiriman paket dengan sistem Cash On Delivery (COD) tersebut dan memilih menodongkan pistol kepada kurir.

"Setelah kita tangkap tersangka, kemudian kita ketahui tersangka memiliki dua airsoft gun jenis Glock 19 dan Colt Defender Series 90, tanpa surat-surat," kata Harun.

Harun menjelaskan, kepada polisi, G mengaku memiliki pistol angin itu untuk menjaga diri, terutama saat saat bekerja malam hari, mengingat dirinya berprofesi sebagai tukang ojek.

"Dia mengaku beli online, lewat media sosial. Dia lupa nama akunnya. Dia beli untuk berjaga-jaga kalau malam, karena dia tukang ojek," kata Kapolres Bogor, AKBP Harun, Senin (3/5).

Harun pun memastikan tidak ada kejahatan yang dilakukan G alias M sebelum menodongkan pistol kepada kurir pada Minggu (2/5).

"Tetapi bagaimanapun, untuk memiliki airsoft gun ada cara-cara tersendiri. Harus ada surat-surat yang sesuai dengan prosedur," jelas Harun.

Akibat ulahnya, G alias M dijerat dengan pasal berlapis dengan ancaman hukuman hingga seumur hidup. Baik atas tindak pengancaman orang hingga kepemilikan senjata ilegal.

"Tersangka kita kenakan Pasal 368 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun dan juga Pasal 335 dengan ancaman hukuman maksimal 1 tahun, serta Pasal 1 ayat 1 UU Darurat nomor 15 tahun 1951 dengan ancaman hukuman seumur hidup juga setinggi-tingginya hukuman 20 tahun penjara," tegas Harun. [eko]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini