Video cowok aniaya pacar karena ogah diputus bikin geger Padang

Kamis, 28 April 2016 18:17 Reporter : Dede Rosyadi
Video cowok aniaya pacar karena ogah diputus bikin geger Padang Ilustrasi Penganiayaan. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - MI (17) seorang pelajar yang diduga melakukan tindakan kekerasan terhadap pelajar wanita berinisial I (16) dalam sebuah video menyebar di media sosial Facebook pada Rabu (27/4) diinterogasi polisi.

"Kejadian itu terjadi di Kawasan Lubuk Peraku, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) dan kemarin kurang lebih tiga jam yang bersangkutan kami interogasi," kata Kapolsek Padang Selatan, Kompol Eriyanto di Padang, Kamis (28/4).

Namun, setelah kedua orang tua pelajar dipanggil dan mereka sepakat untuk berdamai. "Kalau mereka berdamai maka anaknya kami serahkan kepada orang tua masing-masing," ucap Eriyanto.

Eriyanto mengungkapkan dugaan kekerasan yang dilakukan oleh pelajar itu dilatarbelakangi oleh masalah percintaan.

"Si perempuan minta putus tapi laki-laki tidak mau akhirnya hal itu terjadi," ungkapnya dikutip dari Antara.

Kejadian dugaan kekerasan terjadi di Kecamatan Lubuk Kilangan, kejadian bermula di sekolah kedua pelajar yang terletak di Padang Selatan akhirnya kasus itu ditangani Polsek Padang Selatan.

Sementara itu, Kepala Sekolah Menengah Atas Yayasan Syiar Islam mata Air, Kota Padang, Basniati mengakui kedua pelajar adalah anak didiknya.

Agar kejadian serupa tidak terjadi ke depan pihaknya akan meningkatkan pendekatan kepada pelajar baik secara spiritual maupun emosional.

Dalam video yang menyebar melalui media sosial Facebook itu terlihat seorang pelajar perempuan tangannya ditarik oleh pelajar laki-laki, ketika keduanya tengah duduk diatas sepeda motor.

Tidak lama keduanya didatangi oleh warga dan pelajar perempuan mengungkap ketakutannya.

Akhirnya pelajar laki-laki melarikan diri dengan motor.Warga mendesak apa yang dilakukan sehingga pelajar perempuan ketakutan.

Tidak lama kemudian pelajar laki-laki kembali datang dan meminta pelajar perempuan naik ke sepeda motornya. Namun pelajar perempuan menolak, karena diancam akan dilaporkan ke polisi pelajar laki-laki pun kembali melarikan diri. [cob]

Topik berita Terkait:
  1. Penganiayaan
  2. Padang
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini