Varian Baru Covid B.1.1.529 Punya 32 Mutasi, Pemerintah Diminta Waspada

Kamis, 25 November 2021 22:23 Reporter : Supriatin
Varian Baru Covid B.1.1.529 Punya 32 Mutasi, Pemerintah Diminta Waspada Laboratorium uji sample tes PCR Universitas Riau. ©2021 Merdeka.com/abdullah sani

Merdeka.com - Varian baru Covid-19 masih terus bermunculan. Terbaru, varian B.1.1.529 yang ditemukan pertama kali di Botswana, negara di Afrika bagian selatan.

Epidemiolog dari Centre for Environmental and Population Health Griffith University Australia Dicky Budiman mengatakan, varian B.1.1.529 ini sudah terdeteksi di Afrika Selatan dan Hongkong.

"Menjadi perhatian dari varian ini adalah ada mutasi yang bahkan paling banyak dari sekian varian yang timbul," katanya kepada merdeka.com, Kamis (25/11).

Dicky menyebut, varian B.1.1.529 memiliki 32 mutasi. Salah satu mutasinya terdeteksi di Cambridge, Inggris.

Berdasarkan penelitian di Cambridge, varian B.1.1.529 berpotensi lebih infeksius dan menurunkan efikasi vaksin.

"Ini tentu perlu kita tunggu lagi perkembangan berikutnya karena baru 11 November lalu terdeteksi dari whole genome sequencing dari Afrika," ujarnya.

Menurut dokter lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran Bandung ini, keberadaan varian B.1.1.529 harus diwaspadai pemerintah Indonesia. Pemerintah perlu mencegah masuknya varian baru Covid-19.

Berkaca pada negara lain, lonjakan kasus Covid-19 terjadi akibat masuknya varian baru.

"Untuk upaya pencegahan dengan cara memperketat perbatasan, tetap melakukan 3T, 5M, dan penguatan vaksinasi menjadi hal yang sangat penting," tutupnya. [bal]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini