Vanessa Angel Didampingi 2 Tim Pengacara Hadapi Sidang Penyebaran Konten Asusila

Rabu, 24 April 2019 10:07 Reporter : Erwin Yohanes
Vanessa Angel Didampingi 2 Tim Pengacara Hadapi Sidang Penyebaran Konten Asusila Vanessa Angel Doakan Orang-Orang yang Dianggap Jahat. ©2019 Merdeka.com/Erwin Yohanes

Merdeka.com - Menghadapi kasus penyebaran konten asusila dalam perkara prostitusi online di Pengadilan Negeri Surabaya, artis Vanessa Angel didampingi dua kantor pengacara sekaligus.

Pendampingan oleh dua tim pengacara ini disampaikan oleh salah satu kuasa hukumnya, Rahmat Santoso. Ia menyatakan, perkara yang cukup menyedot perhatian publik ini, akan didampingi oleh kantor hukum Milano Cs dan kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) DPD Ikatan Penasehat Hukum Indonesia (IPHI) Jawa Timur.

"Ya, ada dua tim pengacara yang akan mendampingi Vanessa dalam perkara ini. Dari kantor saya ada lima orang, kalau dari timnya Milano saya tidak tahu," ujarnya, Rabu (24/4).

Terkait dengan sidang perdana Vanessa Angel ini, pihaknya berharap sidang akan dapat berjalan dengan cepat. Ia juga menjanjikan, akan buka-bukaan dan transparan terkait dengan kasus ini.

"Kita akan buka semuanya nanti, tidak ada yang akan kita tutupi," katanya.

Ia juga berharap, dalam persidangan Vanessa ini, sosok Rian Subroto, pria yang disebut polisi sebagai penyewa Vanessa Angel, akan dapat dihadirkan oleh jaksa di persidangan nantinya. "Ya kita harap jaksa dapat menghadirkan Rian nanti di persidangan. Kalau tidak, maka kasus ini tidak akan sempurna delik pidananya," tambahnya.

Ditanya kemungkinan mengajukan keberatan atau eksepsi atas dakwaan jaksa, ia mengaku hal itu mungkin saja terjadi. Namun, ia mengaku akan mempelajari terlebih dahulu, isi dari dakwaan yang akan dibacakan oleh jaksa nanti. "Nanti kita pelajari dulu dakwaannya. Ini (surat dakwaan) kan belum kita terima," ujarnya.

Sebelumnya, dalam kasus ini Vanessa Angel, dianggap telah mentransmisikan dan mendistribusikan konten asusila pada muncikari prostitusi online Endang Suhartini alias Siska.

Vanessa Angel pun dijerat dengan Pasal 27 ayat (1) Undang-Undang Nomor 11 tahun 2008 Jo. Pasal 45 ayat (1) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. [bal]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini