Vaksinasi Diharapkan Tidak Bikin Lengah, Masyarakat Harus Tetap Terapkan Prokes

Selasa, 20 April 2021 16:50 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah
Vaksinasi Diharapkan Tidak Bikin Lengah, Masyarakat Harus Tetap Terapkan Prokes Vaksinasi Covid-19 untuk Guru di Puskesmas Jatiasih. ©Liputan6.com/Herman Zakharia

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo mengingatkan semua pihak tidak menyepelekan Covid-19. Meski saat ini penularan Covid-19 sudah menurun, kata Jokowi, semua jangan lengah dan terus waspada.

"Jangan sampai situasi sekarang yang kurvanya sudah lebih baik, menurun menjadi naik lagi gara-gara kita lengah dan tidak waspada,’ tegas Presiden Jokowi saat meninjau vaksinasi seniman dan budayawan di Galeri Nasional Indonesia, Selasa (20/4).

"Pandemi Covid-19 masih ada dan nyata di negara kita. Oleh sebab itu kita tetap harus ingat dan waspada, eling lan waspada, tetap tidak boleh lengah,” ujar Jokowi.

Dalam kesempatan itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin yang mendampingi Presiden Jokowi menambahkan, protokol kesehatan jangan diabaikan meski telah mendapatkan vaksinasi. Sebaliknya, protokol kesehatan tetap harus dijalankan mengingat potensi risiko lonjakan kasus penularan masih dapat terjadi.

"Jangan lupa terus pakai masker, jaga jarak, dan mencuci tangan. Jangan sampai nanti ada lonjakan ketiga seperti yang terjadi di negara-negara lain di Eropa, Asia, maupun Amerika Selatan," kata Budi.

Terpisah, Ketua Junior Doctor Network (JDN) Indonesia dr. Andi Khomeini Takdir mengatakan, saat ini sudah mendekati 100 hari program vaksinasi berjalan di Indonesia. Dia mengingatkan, vaksinasi tidak jadi jaminan bahwa tidak akan terkena Covid-19. Vaksinasi sebagai upaya melatih sistem pertahanan tubuh untuk berhadapan kalau virus itu masuk.

"Kalau semua paham situasinya seperti itu maka tidak bisa tidak, kita masih harus terus lanjut dengan 3M, memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan," ujar dr. Andi.

Jangan sampai, lanjutnya, dengan vaksinasi justru membuat abai dengan protokol kesehatan. Menurutnya, vaksinasi harus tetap didorong. Namun pada saat yang sama upaya 3M dan juga 3T harus tetap dijalankan hingga pandemi ini benar-benar berakhir.

dr Andi mencontohkan, India telah melakukan vaksinasi dengan luar biasa. Bahkan dalam satu hari pernah 3 juta penduduknya divaksinasi. Namun hal itu membuat masyarakatnya abai dengan protokol kesehatan.

"Dan di India belakangan ini terjadi hingga 200 ribu kasus baru per hari," kata dr Andi. [ray]

Ingat #PesanIbu

Jangan lupa Selalu Mencuci Tangan, Memakai Masker dan Menjaga Jarak Mari Bersama Cegah Penyebaran Virus Corona

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini