Vaksin Covid-19 BUMN Buatan Bio Farma Hampir Rampung, Tunggu UEA Sebelum Siap Edar

Rabu, 3 Agustus 2022 15:45 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah
Vaksin Covid-19 BUMN Buatan Bio Farma Hampir Rampung, Tunggu UEA Sebelum Siap Edar Ilustrasi vaksin Covid-19 BUMN. ©2022 Liputan6.com/Johan Tallo

Merdeka.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan vaksin pelat merah untuk virus Corona kini hampir rampung. Vaksin tersebut sedang menunggu Emergency Use Authorization (UEA) sebelum vaksin itu diluncurkan ke publik.

"Kami sedang menunggu Emergency Use Authorization yang akan diberikan seminggu atau dua minggu lagi, saya masih menunggu," ujarnya dalam wawancara di sela Inaugurasi Rekrutmen Bersama BUMN di Tennis Indoor Stadium Senayan, Jakarta dilansir Antara, Rabu (3/8).

Erick mengungkapkan bahwa nama untuk vaksin itu sudah diberikan oleh Presiden Joko Widodo. Namun, nama itu belum bisa disampaikan sekarang karena terkait dengan hak cipta dan berbagai aturan yang harus dicek terlebih dahulu.

Menteri BUMN menyampaikan kebijakan gratis atau berbayar terkait vaksin pelat merah masih akan didiskusikan di kalangan pemerintah.

"Kebijakan vaksin ini tentukan akan didiskusikan di kalangan pemerintah, ada policy besarnya apakah gratis apakah berbayar, saya tidak bisa menyatakan lebih awal, yang pasti vaksin ini adalah vaksin yang kita bisa pergunakan mandiri tidak terus impor," terang Erick.

2 dari 2 halaman

Sebelumnya, PT Bio Farma (Persero) menyatakan telah merampungkan rangkaian proses uji klinis fase ketiga Vaksin COVID-19 BUMN agar Indonesia bisa memiliki vaksin COVID-19 sendiri sekaligus sebagai persembahan pada hari kemerdekaan Indonesia.

Bio Farma juga telah menyelesaikan audit vaksin tersebut oleh Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI), sehingga dalam waktu dekat vaksin itu akan memiliki sertifikasi halal.

Perseroan menargetkan akan memproduksi vaksin COVID-19 BUMN sebanyak 22 juta dosis di tahap awal yang direncanakan pada Desember 2022 mendatang.

Baca juga:
Vaksinasi Covid-19 Dosis Keempat untuk Tenaga Kesehatan di GOR Rawamangun
Vaksinasi Booster Kedua Targetkan 58 Ribu Tenaga Kesehatan di Sulsel
Seluruh Daerah Berstatus PPKM Level 1, Kemendagri Dorong Percepatan Vaksinasi Booster
Vaksin Covid Dosis Keempat Bakal Dimulai, DPR Singgung Capaian Booster Pertama Rendah

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini