Usut kasus Pelindo, KPK periksa Vice Presiden Hubungan Pelanggan

Jumat, 8 Desember 2017 10:53 Reporter : Intan Umbari Prihatin
Usut kasus Pelindo, KPK periksa Vice Presiden Hubungan Pelanggan Gedung baru KPK. ©2015 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih terus mengusut kasus dugaan korupsi proyek pengadaan tiga unit Quay Container Crane (QCC) di Pelindo II. Kasus ini menjerat mantan Dirut Pelindo II RJ Lino (RJL) sebagai tersangka.

Juru bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan, penyidik akan memeriksa satu saksi yaitu Rima Novianti, Vice Presiden Hubungan Pelanggan.

"Rima akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka RJL," katanya di Jakarta, Jumat (8/12).

Untuk diketahui, RJ Lino juga pernah diperiksa oleh KPK sebagai tersangka pada 5 Februari 2016 lalu. Usai diperiksa, dia tidak ditahan dan masih melenggang bebas hingga saat ini.

Lino diduga menyalahgunakan wewenangnya saat menjadi Dirut Pelindo II untuk memperkaya diri sendiri, orang lain, dan atau korporasi dengan memerintahkan penunjukan langsung perusahaan asal Tiongkok, Wuxi Huangdong Heavy Machinery sebagai pelaksana proyek pengadaan tiga unit QCC.

Atas perbuatannya, RJ Lino disangka melanggar Pasal 2 ayat (1) dan atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. [fik]

Topik berita Terkait:
  1. Korupsi Crane Pelindo
  2. KPK
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini