Usut Dugaan Korupsi Barang Cukai, KPK Turut Periksa Anggota DPRD Bintan

Selasa, 6 April 2021 13:33 Reporter : Henny Rachma Sari
Usut Dugaan Korupsi Barang Cukai, KPK Turut Periksa Anggota DPRD Bintan KPK Tahan Dua Pejabat BPN Terkait Gratifikasi dan Pencucian Uang. ©2021 Liputan6.com/Helmi Fithriansyah

Merdeka.com - Muhammad Yatir, anggota DPRD Kabupaten Bintan 2019-2024 dipanggil penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pemanggilan terkait dugaan korupsi pengaturan barang kena cukai dalam pengelolaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Bintan Wilayah Kabupaten Bintan.

"Hari ini pemeriksaan saksi tindak pidana korupsi terkait pengaturan barang kena cukai dalam pengelolaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Bintan Wilayah Kabupaten Bintan Tahun 2016—2018," ucap Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, seperti dikutip Antara, Selasa (6/4).

Selain Muhammad Yatir, KPK juga memanggil empat saksi lainnya dalam penyidikan kasus tersebut, yaitu Staf Sekretariat Bidang Perindag dan Penanaman Modal Badan Pengusahaan Bintan Wilayah Kabupaten Bintan Yulis Helen Romaidauli, Yuhendri Putra dari pihak swasta, pegawai BUMD Zondervan, dan pensiunan PNS Azirwan.

Pemeriksaan digelar di Kantor Kepolisian Tanjungpinang, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau.

KPK saat ini tengah mengusut kasus dugaan korupsi terkait dengan pengaturan barang kena cukai dalam pengelolaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Bintan Wilayah Kabupaten Bintan.

Dengan adanya penyidikan tersebut, KPK telah menetapkan tersangka dalam kasus tersebut.

Kendati demikian, KPK saat ini belum dapat menyampaikan secara detail terkait dengan kasus dan siapa pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

Sebagaimana kebijakan pimpinan KPK bahwa pengumuman tersangka akan dilakukan saat penangkapan atau penahanan telah dilakukan terhadap para tersangka. [rhm]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini