Usai Vaksinasi Covid, Guru di Garut Tak Bisa Jalan dan Gerak

Senin, 15 Maret 2021 13:49 Reporter : Mochammad Iqbal
Usai Vaksinasi Covid, Guru di Garut Tak Bisa Jalan dan Gerak Tanaga kesehatan disuntik vaksin Covid-19 dosis kedua. ©Liputan6.com/Johan Tallo

Merdeka.com - Seorang guru yang menjalani vaksinasi Covid-19 di Kecamatan Leles, Kabupaten Garut diketahui mengalami KIPI (kejadian ikutan pasca imunisasi) berupa lumpuh usai menerima suntikan vaksin. Saat ini, guru tersebut sedang menjalani perawatan dan pemeriksaan intensif di RSUD dr Slamet Garut.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, Leli Yuliani menyebut bahwa guru yang mengalami KIPI itu diketahui disuntik vaksin Covid-19 pada Sabtu (13/3). Walau begitu, ia mengaku belum bisa menyimpulkan penyebab utama lumpuhnya guru itu.

"Itu kita belum bisa menyimpulkan lumpuhnya dari mana. Itu nanti pihak Komda KIPI yang akan memberikan penjelasan. Tetapi kalau sekilas, tadi kita mendengar pembahasan itu kemungkinan besarnya bukan dari vaksinnya ya, tetapi itu memang harus ketua komda KIPI yang harus memberikan keterangan," ujarnya, Senin (15/3).

Dari informasi yang dihimpun, guru yang mengalami gejala KIPI itu adalah guru honorer yang mengajar di salah satu SMP di Leles dengan jenis kelamin perempuan. Guru tersebut mengalami gejala KIPI beberapa jam usai mendapatkan vaksinasi berupa pusing, tidak bisa jalan, dan tangannya tidak bisa digerakan.

Ia menjelaskan, bahwa guru tersebut pascavaksinasi memang mengalami lemas, namun ia tidak bisa memberikan penjelasan lebih lanjut karena masih menunggu laporan hasil pemeriksaan. Namun dari informasi yang diterimanya, kondisi guru tersebut membaik.

"Sekarang dirawat di rumah sakit (RSUD dr Slamet), kondisinya sekarang membaik yang tadi saya dengar. Saya tidak bisa menyimpulkan bagaimana, tetapi saat ditanya bagaimana kondisinya (dijawab) membaik. Menurut laporan katanya membaik," jelas Leli.

Sejak kegiatan vaksinasi Covid-19 dilaksanakan di Kabupaten Garut, menurut Leli setidaknya ada enam orang warga yang mengalami gejala KIPI berat dari ribuan orang yang divaksinasi. Keenam orang tersebut pun sempat menjalani perawatan di RSUD dr Slamet Garut.

Selain yang enam orang itu, Leli juga menyebut bahwa ada warga lainnya yang mengalami KIPI. "Kalau yang lainnya dirawat di puskesmas, sudah itu membaik," sebutnya.

Sementara itu, Ketua Kelompok Kerja (Pokja) KIPI Kabupaten Garut, Willy Indrawilis menyebut bahwa dirinya belum bisa memastikan kondisi guru yang mengalami kelumpuhan itu. Hal itu dikarenakan dirinya belum melakukan pemeriksaans ecara langsung.

"Saya belum memeriksa (langsung), mau saya periksa dulu. (kondisinya lumpuh atau lemas) belum, saya belum melihat, nanti ya kalau saya sudah melihat," katanya. [eko]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Vaksin Covid 19
  3. Vaksin Corona
  4. Garut
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini