Usai Tragedi Kanjuruhan, PSSI: Kompetisi Selain Liga 1 Tetap Berjalan

Senin, 3 Oktober 2022 06:16 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah
Usai Tragedi Kanjuruhan, PSSI: Kompetisi Selain Liga 1 Tetap Berjalan Laga Arema FC-Persebaya Berakhir Rusuh. ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi memastikan seluruh kompetisi selain Liga 1 Indonesia 2022-2023 tetap berjalan pascakerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10). PSSI dan operator kompetisi PT Liga Indonesia Baru (LIB) menyetop Liga 1 Indonesia 2022-2023 selama satu pekan, mulai Minggu (2/10).

"Yang dihentikan hanya Liga 1," ujar Yunus di Stadio Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (3/10).

Namun, kompetisi lain seperti Liga 2 dan Kualifikasi Piala Asia U-17 2023, di mana Grup B berlangsung di Stadion Pakansari, Bogor, pada 1-9 Oktober, tetap bergulir.

Kompetisi sepak bola belia yakni Elite Pro Academy (EPA) juga tetap dilaksanakan. Pada Minggu (2/10), EPA menuntaskan dua final untuk sektor U-16 dan U-18.

Khusus untuk Liga 2 2022-2023, PSSI meminta panitia pelaksana pertandingan di semua lokasi laga untuk meningkatkan kewaspadaan agar peristiwa di Stadion Kanjuruhan tidak terulang.

"Panpel klub diinstruksikan untuk mengambil langkah-langkah antisipatif," tutur Yunus.

Sementara untuk pelaksanaan laga Grup B Kualifikasi Piala Asia U-17 2023 di Stadion Pakansari, Cibinong, PSSI yakin semua laga berjalan lancar karena tidak ada pengerahan suporter dalam jumlah besar. Meski begitu, PSSI tetap akan mengoordinasikan keamanannya dengan pihak berwajib.

2 dari 2 halaman

Kericuhan di Stadion Kanjuruhan terjadi ketika suporter Arema FC, Aremania, merangsek masuk ke area lapangan setelah tim kesayangannya kalah 2-3 dari Persebaya pada laga lanjutan Liga 1 Indonesia 2022-2023.

Polisi kemudian menembakkan gas air mata di dalam lapangan yang membuat banyak suporter pingsan dan sulit bernapas.

Suporter yang bertumbangan membuat kepanikan di area stadion dan berebut mencari jalan keluar. Itu membuat banyak dari mereka yang terhimpit dan terinjak-injak saat berusaha meninggalkan tribun stadion.

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit menyatakan sebanyak 127 orang meninggal dunia akibat kejadian tersebut. [ray]

Baca juga:
Polri Mutakhir Data Korban Meninggal Tragedi Kanjuruhan Jadi 125 Orang, Luka 323
KSP Minta Masyarakat Tak Sebar Foto dan Video Korban Tragedi Stadion Kanjuruhan
Presiden Arema FC Minta Semua Pihak Menahan Diri Terkait Tragedi Stadion Kanjuruhan
Presiden FIFA Tanggapi Tragedi Kanjuruhan: Ini Hari Gelap Bagi Dunia Sepak Bola
Doa Prabowo untuk Korban Tragedi Arema FC vs Persebaya

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini