Usai Tragedi Kanjuruhan, Jokowi: FIFA Siap Bantu Perbaiki Sepak Bola Indonesia

Rabu, 5 Oktober 2022 16:35 Reporter : Merdeka
Usai Tragedi Kanjuruhan, Jokowi: FIFA Siap Bantu Perbaiki Sepak Bola Indonesia Jokowi kunjungi korban Tragedi Kanjuruhan. ©BPMI Setpres

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan Presiden FIFA Gianni Infantio siap membantu memperbaiki tata kelola sepak bola Indonesia, usai tragedi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang. Hal ini disampaikan Presiden FIFA saat berbicara dengan Jokowi melalui saluran telepon beberapa hari lalu.

"Senin malam saya sudah telepon pada Presiden FIFA Gianni Infantino, beliau menyampaikan kalau diperlukan FIFA bisa membantu memperbaiki tata kelola persepakbolaan Indonesia. Beliau menyampaikan kesanggupannya," katanya usai menjenguk korban tragedi Kanjuruhan di RSUD dr. Saiful Anwar Kota Malang Jawa Timur, Rabu (5/10).

Dia juga telah memerintahkan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengaudit total seluruh stadion yang dipakai untuk pertandingan Liga 1, Liga 2, maupun Liga 3. Selain itu, manajamen pertandingan, lapangan, hingga pengelolaan stadion harus diperbaiki agar tragedi Kanjuruhan tak terulang.

2 dari 3 halaman

"Semuanya, apakah gerbangnya sesuai dengan standar cukup lebar, apakah gerbangnya sesuai dengan standar, manajemen lapangannya yang memegang kendali siapa, semuanya. Dari peristiwa ini kita harus perbaiki semuanya," jelasnya.

"Kita tidak ingin peristiwa seperti di Kanjuruhan ini terjadi kembali di negara kita," sambung Jokowi.

Sebelumnya, Jokowi mengaku telah berbicara langsung Presiden FIFA Gianni Infantio terkait tragedi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur. Jokowi juga membahas soal posisi di Piala Dunia U-20 dimana Indonesia menjadi tuan rumah dari ajang tersebut.

3 dari 3 halaman

"Hari Senin malam, saya telah bergabung langsung berbicara langsung dengan Presiden FIFA, Presiden Gianni Infantio. Nerbicara banyak mengenai tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang dan juga berbicara mengenai Fifa under twenty berbicara banyak," kata Jokowi kepada wartawan di depan Istana Merdeka Jakarta, Rabu (5/10).

Dia pun menyerahkan kepada FIFA apabila nantinya memberikan sanksi untuk sepak bola Indonesia, usai tragedi Kanjuruhan. Jokowi mengatakan hal tersebut merupakan kewenangan FIFA.

"Tetapi keputusan apapun adalah kewenangan di FIFA," ujar Jokowi.

Seperti diketahui, dunia sepakbola Indonesia berduka. Ratusan orang meninggal dunia dalam tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Sabtu 1 Oktober 2022. Tragedi ini terjadi usai laga Arema FC melawan Persebaya Surabaya.

Dalam laga ini, Arema yang menjadi tuan rumah kalah 2-3 dari Persebaya. Pendukung Arema yang tak terima kekalahan timnya langsung menyerbu ke lapangan setelah wasit meniupkan peluit panjang. Kerusuhan pun tak terhindarkan.

Reporter: Lisza Egeham/Liputan6.com

Baca juga:
Jokowi Desak Percepat Investigasi Tragedi Kanjuruhan: Barangnya Kelihatan Semua Kok
Tragedi Kanjuruhan Bukti Lemahnya Budaya K3 di Indonesia
Jenguk Korban Tragedi Kanjuruhan, Jokowi Tanya Situasi saat Kerusuhan
Jenderal Andika Jelaskan Pasal Pidana Jerat Prajurit TNI Terlibat Tragedi Kanjuruhan
Mahfud MD: TGIPF Bisa Rekomendasikan Perombakan Organisasi Sepak Bola Indonesia
Jokowi Perintahkan Tim Pencari Fakta Usut Tragedi Kanjuruhan Kurang dari Sebulan

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini