Usai Bertemu Jokowi, Mahfud MD Mengaku Bahas Hukum dan HAM, Diminta Jadi Menteri

Senin, 21 Oktober 2019 11:13 Reporter : Merdeka
Usai Bertemu Jokowi, Mahfud MD Mengaku Bahas Hukum dan HAM, Diminta Jadi Menteri Mahfud MD Pakai Kemeja Putih di Istana Jelang Pengumuman Kabinet Jokowi. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD mengakui dirinya diminta langsung oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi untuk menjadi menteri di Kabinet Kerja jilid II. Kendati begitu, Mahfud mengaku tak mengetahui jabatan apa yang akan diamanahkan Jokowi kepadanya.

Hal ini dikatakan Mahfud usai bertemu Jokowi di Istana Merdeka Jakarta, Senin (21/10/2019). Mahfud datang mengenakan kemeja putih.

"Saya tadi dipanggil Pak Presiden. Intinya saya diminta beliau untuk menjadi salah seorang menteri, yang kalau tidak berubah akan dilantik besok lusa, hari rabu. Pagi sudah berkumpul di sini. Saya tidak diberitahu menteri apa," kata Mahfud di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.

Dia tak menjawab apakah posisi yang ditawari Jokowi adalah Menteri Hukum dan HAM. Kepada Jokowi, Mahfud menyatakan bahwa dirinya bersedia apabila dipercaya mengisi salah satu pos kementerian.

"Saya nyatakan bersedia. Saya nyatakan siap untuk negara," ucap dia.

Menurut Mahfud, dirinya sempat mendiskusikan beberapa hal. Salah satunya, soal Hak Asasi Manusia (HAM), pemberantasan korupsi hingga radikalisme.

"Ada lagi soal pelanggaran HAM kita diskusikan banyak. Soal pemberantasan korupsi di berbagai sektor ternyata bapak presiden punya data yang sangat detail dan terukur tentang apa-apa yang jadi masalah," jelas Mahfud.

Reporter: Lizsa Egeham

Sumber: Liputan6.com [bal]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini